Home Borneo Pj Gubernur Kaltim Paparkan Sederet Program Keterbukaan Informasi Publik, Ada Ngopi Sore Bareng Wartawan
Borneo

Pj Gubernur Kaltim Paparkan Sederet Program Keterbukaan Informasi Publik, Ada Ngopi Sore Bareng Wartawan

Share
Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik.Foto: Setda Pemprov Kaltim
Share

IKNPOS.ID – Pj Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik mengatakan, Pemprov Kaltim sukses menjadi badan pemerintah dengan kualitifikasi keterbukaan informasi publik.

Keterbukaan informasi publik itu diwujudkan dalam bentuk program dilakukan Pemprov Kaltim.

Program yang disebutnya sebagai keterbukaan informasi publik, mulai dari adanya aplikasi Pion yaitu, Formulir Permohonan Informasi Online hingga Ngopi Sore dan Ngopi Jumat bareng wartawan.

Paparan dan penjelasan itu disampaikan Akmal Malik kepada Tim Juri Komisi Informasi (KI) saat hadir langsung dalam Presentasi Uji Publik Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2024.

Penilaian dilakukan secara bersama dengan daerah-daerah lain di Indonesia. Presentasi dilakukan di Hotel Mercure Kemayoran Jakarta, Rabu 13 November.

Dengan ti juri terdiri dari John Fresley (mantan Komisioner KI Pusat) dan Astrid Deborah (praktisi/pegiat keterbukaan informasi publik).

Selama empat tahun berturut-turut Kaltim selalu sukses menjadi Badan Publik Pemerintah Provinsi dengan Kualifikasi Informatif untuk keterbukaan informasi publik.

Tahun lalu Kaltim berada di posisi 8 secara nasional.

Akmal Malik berharap 2024 ini berada di nomor 3 atau 2.

“Tahun ini, kalau kami tidak bisa nomor 5, ya mudah-mudahan bisa nomor 3 atau nomor 2 lah,” ujar Akmal Malik kepada tim juri.

Akmal menjelaskan untuk mencapai keterbukaan informasi yang lebih baik, Pemprov Kaltim telah melakukan berbagai langkah.

Antara lain penguatan kebijakan dan regulasi di tingkat provinsi melalui peraturan gubernur dan peraturan daerah.

Ke depan, Akmal berharap seluruh kabupaten dan kota juga memiliki regulasi yang baik terkait keterbukaan informasi publik ini.

Demikian pula, akses keterbukaan informasi juga harus diberikan termasuk untuk para penyandang disabilitas dengan menyiapkan infrastruktur dan layanan aplikasi yang bisa diakses oleh mereka.

“Sesungguhnya, provinsi itu tidak punya wilayah. Makanya, saya ingin penguatan PPID juga dilakukan hingga kabupaten dan kota,” tegas Akmal.

Share
Related Articles
Kaltim mengejar pertumbuhan ekonomi
Borneo

Polemik Anggaran Rp25 Miliar di Kaltim Memanas, Kemendagri Minta Evaluasi!

IKNPOS.ID - Polemik anggaran jumbo di Kalimantan Timur terus menjadi sorotan publik....

Borneo

Atasi Banjir dan Krisis Air Bersih, Pemkab Penajam Paser Utara Percepat Pembenahan Infrastruktur

IKNPOS.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara mulai mengintensifkan berbagai upaya...

Borneo

Patroli Dialogis Ditingkatkan, Polisi Ajak Warga Penajam Jaga Kamtibmas

Patroli Dialogis Ditingkatkan, Polisi Ajak Warga Penajam Jaga Kamtibmas

Borneo

Peringatan Hari Otda ke-30, Pemkab PPU Tegaskan Komitmen Perkuat Pelayanan dan Pembangunan

Pemkab PPU melakukan apel dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30...