IKNPOS.ID – Para petani di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), diimbau menggunakan pupuk organik menjadi pupuk utama dalam pertanian. Petani yang lahannya sebagian berada di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN) diharap tidak lagi ketergantungan pada pupuk kimia.
“Para petani diharapkan dapat beralih menggunakan pupuk organik dan tidak lagi bergantung pada ketersediaan pupuk kimia,” kata anggota DPRD Kabupaten PPU, Nanang Ali di Penajam, Kamis 24 Oktober 2024.
Kandungan pupuk organik hampir sama dengan pupuk kimia dapat memperbaiki unsur hara (sumber nutrisi atau makanan) yang dibutuhkan tanaman.
Menurut Nanang, pupuk organik memiliki manfaat yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan pupuk kimia.
DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara ikut berupaya bersama pemerintah kabupaten setempat membiasakan para petani menggunakan pupuk organik dalam bentuk cair maupun padat.
“Pemerintah pusat mengurangi kuota pupuk subsidi untuk petani di daerah berjuluk Benuo Taka itu, sehingga pemerintah kabupaten juga berupaya agar kebutuhan pupuk petani tetap terpenuhi,” ungkapnya.
Menurut anggota DPRD Kabupaten PPU lainnya, Mahyuddin, anggota legislatif juga bakal turun ke lapangan untuk memantau progres pendistribusian pupuk bersubsidi kepada petani.
“Kami juga akan bantu kendala keterbatasan anggaran kelompok tani, serta ketidaktahuan pupuk subsidi yang didata dalam rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK),” tambahnya.
Legislatif juga bakal turut membantu pemerintah kabupaten (eksekutif) mengenai kendala yang terjadi di sektor pertanian, terkhusus bantuan kuota pupuk subsidi.
“Optimalisasi produksi pupuk lokal juga diciptakan untuk memenuhi kebutuhan pupuk petani, salah satunya membuat pupuk yang murah dan ramah lingkungan produksi lokal,” demikian Mahyuddin.