Home Borneo Pesatnya Pembangunan IKN Berdampak Positif bagi Kehidupan Petani di Desa Wonosari
Borneo

Pesatnya Pembangunan IKN Berdampak Positif bagi Kehidupan Petani di Desa Wonosari

Share
Share

IKNPOS.ID – Di era pemerintahan Presiden Joko Widodo, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu perhatian Utama. Di Kalimantan Timur (Kaltim), pemerintah telah menuntaskan perbaikan 10 ruas jalan dan satu jembatan.

Salah satunya adalah perbaikan jalan desa di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN), di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang kini manfaatnya sangat dirasakan masyarakat setempat yang mayoritas adalah petani.

Kepala Desa Wonosari Kasiyono mengatakan, pesatnya pembangunan di kawasan IKN, berdampak positif bagi kehidupan para petani di desanya. Alasannya, dengan dukungan penuh dari pemerintah, saat ini masyarakat desa yang mayoritas adalah petani, bisa lebih mudah untuk mengangkut hasil pertanian sehingga perekonomian desa pun perlahan terus meningkat.

“Dengan dukungan jalan yang sudah memadai, mobilitas untuk mengangkut hasil pertanian makin mudah. Alhamdulillah masyarakat kami juga perekonomiannya bisa semakin meningkat, mempermudah dalam memasarkan hasil pertanian mereka,” terang Kasiyono, seperti dikutip dari Beritasatu, Jumat 18 Oktober 2024.

Salah satu program perbaikan jalan dalam Program Inpres Jalan Desa (IJD) adalah perbaikan akses jalan desa di sekitar IKN, tepatnya di Kecamatan Sepaku, Kabupaten PPU. Di lokasi ini, pemerintah telah memperbaiki ruas jalan sepanjang 9,6 kilometer (km) yang menghubungkan tiga desa, yakni Desa Wonosari, Desa Argomulyo, dan juga Desa Mentawir.

Sebelumnya, akses jalan di tiga desa sekitar IKN itu, cukup memprihatinkan, lantaran kondisinya yang masih berupa jalan tanah dan berbatu. Namun, saat ini, kondisi jalan yang menghubungkan tiga desa telah tuntas diperbaiki menjadi jalan beton sejak 1 Maret 2024.

Perbaikan akses jalan di tiga desa sekitar IKN ini pun disambut baik masyarakat setempat, khususnya para petani. Alasannya, sebelum adanya perbaikan jalan, para petani di tiga desa sangat kesulitan untuk menjual hasil pertanian lantaran harus berjibaku dengan kondisi jalanan yang rusak dan memprihatinkan.

Share
Related Articles
Tol Akses IKN Gratis Mudik 2026
Borneo

Tol IKN Seksi 3A-2 Percepat Akses Balikpapan–Samarinda ke Kawasan Pemerintahan Baru

IKNPOS.ID - Keberadaan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 3A-2 mulai...

Borneo

Mengejutkan! Kaltim Siapkan 1.270 Ton Sampah per Hari Demi Listrik, Ini Rencana Besarnya

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah menyiapkan pasokan sampah...

Borneo

Sorotan Ekonom soal IKN: Risiko Pemborosan hingga Usulan Kampus dan Alih Fungsi Infrastruktur

IKNPOS.ID - Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi topik hangat dalam...

Program bedah rumah Kaltim digeber, kuota naik jadi 3.000 unit. Jadwal dipercepat, Balikpapan jadi fokus utama pemerintah.
Borneo

Bedah Rumah Digeber! Kuota Melejit 3.000 Unit di Kaltim, Jadwal Maju—Balikpapan Jadi Sorotan

IKNPOS.ID - Pemerintah tancap gas mempercepat program bedah rumah di Kalimantan Timur....