IKNPOS.ID – Pemerintahan era Presiden Joko Widodo (Jokowi) membangun persemaian skala besar di sejumlah wilayah, termasuk di Mentawir, Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur (Kaltim).
Persemaian yang memproduksi bibit hingga diatas 10-15 juta pertahun tanaman bernilai ekologis dan ekonomis tersebut untuk menjaga dan memaksimalkan hasil hutan.
Era pemerintahan Prabowo Subianto, persemaian dan pembenihan bibit pohon terus dikembangkan untuk menjaga hutan.
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni bahkan mengaku mendapatkan arahan Prabowo Subianto untuk menjaga dan memaksimalkan hasil hutan untuk kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.
Karena itu, usai retreat di Magelang, Raja Juli mengaku langsung melakukan kunjungan ke Persemaian Rumpin RSSNC/Rumpin Seed Source and Nursery Center Bogor Jawa Barat.
Persemaian Rumpin RSSNC di Bogor itu, salah satu dari skala besar termasuk di Mentawir, Ibu Kota Nusantara (IKN).
Raja Juli mengatakan, kedatangannya ke Persemaian Rumpin Bogor merupakan salah satu implementasi arahan Presiden Prabowo untuk menjaga dan memaksimalkan hasil hutan untuk kesejahteraan masyarakat.
Persemaian Rumpin Bogor ini menyediakan bibit-bibit pohon yang dapat mendorong Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK), seperti Petai, Jengkol, Durian dan lainnya yang bisa ditanam, baik oleh perorangan maupun oleh kelompok masyarakat.
“Tentu selain bibit pohon untuk mendorong berbagai produk hasil hutan bukan kayu, kami di Kementerian Kehutanan juga tetap melakukan pembibitan berbagai jenis bibit kayu-kayuan lainnya untuk mendukung reforestasi dan rehabilitasi lahan kritis sebagai bentuk mitigasi bencana termasuk pencegahan longsor dan banjir,” ujar Raja Juli.
Adapiun delapan persemaian berskala besar yang tersebar di sejumlah wilayah yaitu Toba-Sumut, Likupang-Sulut, Liang Anggan-Kalsel, Labuan Bajo-NTT, Mentawir-IKN, Manggrove G20-Bali, dan Mandalika Nusa Tenggara Barat (NTB).