IKNPOS.ID – Kementerian Agama (Kemenag) menargetkan Madrasah Terpadu di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur (Kaltim) bisa beroperasi penuh pada 2026.
Diproyeksikan pada 2032, Madrasah Terpadu mengalami pertumbuhan dengan kapasitas maksimal.
Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag Muchamad Sidik Sisdiyanto mengatakan, Madrasah Terpadu akan dibangun di lokasi yang mudah dijangkau masyarakat IKN dan sekitarnya.
“Pembangunan Madrasah Terpadu ini akan dilakukan di wilayah Ibu Kota Negara (IKN), dan pemilihan lokasi ini diharapkan memberikan akses pendidikan yang mudah bagi masyarakat IKN dan sekitarnya,” kata Muchamad Sidik Sisdiyanto di Jakarta, Selasa, 8 Oktober 2024.
Sidik mengatakan, Madrasah Terpadu ini dirancang mengintegrasikan jenjang pendidikan Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA) dalam satu kompleks dengan fasilitas lengkap.
Pembangunan ini juga akan dilengkapi dengan Masjid Terpadu, yang menyatukan fungsi ibadah dan pendidikan, serta sarana olahraga modern yang dirancang untuk berbagai kegiatan fisik siswa.
Dia mengatakan, tujuan Utama dari konsep ini membentuk karakter Islami dan menghasilkan lulusan unggul yang siap berkontribusi bagi bangsa.
Untuk proses perizinan awal akan menggunakan afiliasi dengan madrasah terdekat, seperti RA Perwanida Provinsi serta beberapa MTsN dan MAN di sekitar lokasi pembangunan.
Dia berharap pendidikan Madrasah dengan konsep terpadu di IKN diharapkan mampu memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam di Indonesia.
Madrasah Terpadu ini dirancang untuk menampung 15 siswa per rombongan belajar (rombel) di jenjang RA, 28 siswa per rombel di jenjang MI, serta 24 siswa per rombel untuk jenjang MTs dan MA.
Dalam proyeksi selama enam tahun, jumlah peserta didik di tiap jenjang akan bertambah secara signifikan, dengan total kapasitas mencapai 1.626 siswa pada tahun 2032.
“Pembangunan ini merupakan langkah besar dalam mendukung visi pendidikan berkelanjutan di IKN, yang tidak hanya mencetak generasi cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan fisik,” katanya.