Home Borneo Kaltim Dikunjungi Bank Dunia, Wilayah Pertama di Indonesia dan Asia Ternggara Terima Dana Karbon Rp 300 M
Borneo

Kaltim Dikunjungi Bank Dunia, Wilayah Pertama di Indonesia dan Asia Ternggara Terima Dana Karbon Rp 300 M

Share
Pertemuan Sekda Provinsi Kaltim Sri Wahyuni dengan rombongan Bank Dunia. Foto: IG/Pemprov Kaltim
Share

IKNPOS.ID – Kalimantan Timur (Kaltim) dinilai sukses mengurangi emisi karbon di wilayahnya.

Karena itukah, Bank Dunia tak segan mengucurkan dana sebesar Rp 300 miliar untuk Kaltim agar melanjutkan program pengurangan emisi karbon.

Sebagai tindak lanjut, rombongan Bank Dunia Kembali hadir ke Kaltim untuk menggelar Meeting on East Kalimantan Emmision Reduction Program WB, di Hotel Novotel Balikpapan, Jumat 4 Oktober 2024.

Menyambut rombongan Bank Dunia, Sekda Kaltim Sri Wahyuni mengatakan menjadi sebuah kehormatan bisa bertemu dan berdiskusi dengan East Asia Regional Director for Planet Vertical Ms. Anna Wellenstein dan rombongan.

“Pertemuan ini tentu sangat berarti, terlebih kami juga membutuhkan koordinasi yang sangat intensif dengan Bank Dunia terkait implementasi Program Forest Carbon Partnership Facility Carbon Fund (FCPF CF) di Kalimantan Timur,” ujarnya.

Kalimantan Timur, lanjut Sri Mulyani secara regional maupun nasional sudah menjadi rujukan sebagai daerah yang berhasil melaksanakan program pendanaan karbon lewat tutupan lahan kerjasama dengan Bank Dunia.

“Adanya pertemuan ini akan membahas hal-hal terkait implementasi FCPF di Kalimantan Timur,” ujarnya.

Untuk diketahui, Kaltim menerima dana kabon dari Bank Dunia sebesar Rp 300 miliar karena mampu mengurangi emisi karbon dari yang ditargetkan,

Kalimantan Timur menjadi wilayah pertama di Indonesia dan di Asia Tenggara yang menerima Dana Karbon dari Bank Dunia.

Kaltim sejak lama telah menerapkan konsep lingkungan cerdas sebagai bagian dari visi smart city. Selama 14 tahun terakhir, Kalimantan Timur telah aktif dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Provinsi Benua Etam telah memimpin dalam menginisiasi lingkungan cerdas.

Sejak tahun 2008, wilayan ini telah mendeklarasikan pembangunan hijau dan mengintegrasikannya dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta membentuk Dewan Daerah Perubahan Iklim dan regulasi terkait mitigasi perubahan iklim.

Tidak itu aja,Kalimantan Timur juga telah menetapkan deklarasi perkebunan berkelanjutan.

Share
Related Articles
IKN Siap Disulap Jadi 'Cognitive City' Pertama di Dunia
Borneo

Samarinda Perkuat Jalan Konektor ke IKN, Pemkot Fokus Benahi Akses Warga dengan Anggaran Rp15 Miliar

IKNPOS.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menegaskan perannya dalam menyongsong pembangunan Ibu...

Borneo

Menkop Ferry Juliantono: Alfamart-Indomaret Stop Ekspansi ke Desa

IKNPOS.ID - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengeluarkan pernyataan tegas terkait peta...

Borneo

Upaya Pengamanan Ramadan hingga Arus Balik, Operasi Gabungan Digelar di Serambi IKN

IKNPOS.ID - Operasi gabungan lintas instansi digelar di Kabupaten Penajam Paser Utara...

Borneo

Pemkab PPU Siapkan Sanksi bagi Pelaku Usaha di Serambi IKN yang Tak Patuhi SE Ramadan

IKNPOS.ID - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim) telah...