Home Borneo Kaltim Buka Kios Penyeimbang Kendalikan Inflasi, Pj Gubernur Jamin Tak Rugikan Pedagang
Borneo

Kaltim Buka Kios Penyeimbang Kendalikan Inflasi, Pj Gubernur Jamin Tak Rugikan Pedagang

Share
Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik mendorong Forum PPM Perkebunan membuat program untuk rakyat. Foto: Pemprov Kaltim
Share

IKNPOS.ID – Sebagai upaya mengendalikan inflasi, Kalimantan Timur (Kaltim) membuat inovasi dengan membuka kios penyeimbang sebagai bentuk Gerakan Stabilitas Inflasi Terkendali atau Gesit.

Total ada empat kota yang menjadi sampel penerapan kios penyeimbang, yakni
Samarinda, Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU), dan Berau.

Pemkot Balikpapan membuka dua kios penyeimbang melalui Perumda Manuntung Sukses.

Kios Penyeimbang Manuntung Gesit telah diresmikan Pj Gubernur Kaltim AKmal Malik di Pasar Klandasan – Pasar Pandansari di Balikpapan, Jumat 25 Oktober 2024.

Akmal Malik mengapresiasi langkah dari Pemkot Balikpapan telah membuka dua kios di Kota Balikpapan, masing-masing di Pasar Pandansari satu unit dan Pasar Klandasan satu unit.

“Sebelumnya kita sudah memilikk empat kios penyeimbang, yaitu dua unit di Samarinda, Paser dan Penajam Paser Utara masing-masing satu unit. Terima kasih kepada Pjs Wali Kota Balikpapan yang telah melakukan akselerasi langkah-langkah pengendalian inflasi melalui kios penyeimbang ini,” ujar Akmal Malik.

Dia berharap dalam waktu singkat selama dua bulan masa kepemimpinan Pjs Wali Kota Balikpapan mampu menghadirkan legacy kepada masyarakat.

Akmal Malik menjelaskan inflasi menjadi perhatian khusus pemerintah baik di masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo lalu, hingga Presiden Prabowo Subianto saat ini.

Hal itu menjadi alasan Menteri Dalam Negeri menggelar rapat rutin setiap minggu terkait inflasi yang diikuti oleh seluruh provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.

Sebab, mengendalikan inflasi tidak hanya tugas pemerintah pusat ataupun pemerintah daerah masing-masing.

“Perlunya orkestrasi pusat dan daerah dalam mengendalikan inflasi. Kita memang membutuhkan kolaborasi. Sekarang tidak ada lagi istilah Superman. Semua stakeholder baik pusat, provinsi dan kabupaten/kota harus saling berkolaborasi,” jelas Akmal Malik.

Kios penyeimbang ini merupakan inovasi dari Pemprov Kaltim yang menjadi early warning system untuk pengendalian inflasi di daerah.

Akmal menjamin keberadaan kios penyeimbang tidak merugikan atau menjadi pesaing pedagang. Kios penyeimbang dilarang mengambil untung banyak namun menjual dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Share
Related Articles
Tol Akses IKN Gratis Mudik 2026
Borneo

Tol IKN Seksi 3A-2 Percepat Akses Balikpapan–Samarinda ke Kawasan Pemerintahan Baru

IKNPOS.ID - Keberadaan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 3A-2 mulai...

Borneo

Mengejutkan! Kaltim Siapkan 1.270 Ton Sampah per Hari Demi Listrik, Ini Rencana Besarnya

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah menyiapkan pasokan sampah...

Borneo

Sorotan Ekonom soal IKN: Risiko Pemborosan hingga Usulan Kampus dan Alih Fungsi Infrastruktur

IKNPOS.ID - Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi topik hangat dalam...

Program bedah rumah Kaltim digeber, kuota naik jadi 3.000 unit. Jadwal dipercepat, Balikpapan jadi fokus utama pemerintah.
Borneo

Bedah Rumah Digeber! Kuota Melejit 3.000 Unit di Kaltim, Jadwal Maju—Balikpapan Jadi Sorotan

IKNPOS.ID - Pemerintah tancap gas mempercepat program bedah rumah di Kalimantan Timur....