Home Borneo Jangan Lewatkan! Diskon 50 Persen Pajak Kendaraan di Kaltim Diperpanjang hingga 31 Oktober 2024
Borneo

Jangan Lewatkan! Diskon 50 Persen Pajak Kendaraan di Kaltim Diperpanjang hingga 31 Oktober 2024

Share
Share

IKNPOS.ID – Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Timur (Bapenda Kaltim), bekerja sama dengan Satuan Lalu Lintas Polresta Samarinda, secara rutin menggelar penertiban kendaraan dan pemeriksaan kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor (PKB).

Kegiatan ini bertujuan memastikan ketertiban berlalu lintas sekaligus mendorong masyarakat agar lebih taat pajak.

Kepala UPTD Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (PPRD) Samarinda, Bambang Erryanto, menyatakan bahwa kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang sosialisasi program pemutihan pajak kendaraan yang masih berlangsung.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah memperpanjang program pemutihan pajak kendaraan bermotor hingga 31 Oktober 2024.

“Selain memastikan ketertiban pengendara, kami juga ingin masyarakat lebih sadar dan taat pajak. Oleh karena itu, dalam penertiban ini kami sisipkan sosialisasi promo pajak kendaraan,” kata Bambang.

Keringanan Pajak untuk Wajib Pajak dengan Tunggakan

Bapenda Kaltim menawarkan berbagai keringanan bagi masyarakat yang memiliki tunggakan PKB. Pengendara dengan tunggakan PKB selama dua hingga lima tahun dapat memanfaatkan pemutihan denda dan potongan pokok pajak hingga 50 persen.

Selain itu, Bapenda juga menawarkan pembebasan biaya balik nama kendaraan.

“Kalau ada yang menunggak PKB dua sampai lima tahun, dendanya diputihkan, dan ada potongan pokok pajak sampai 50 persen. Juga ada bebas biaya balik nama. Jadi ini promo plus untuk masyarakat Kaltim,” imbuh Bambang Erryanto.

Upaya Pencapaian Target Pajak Daerah Kaltim

Kebijakan keringanan pajak ini merupakan bagian dari upaya Bapenda Kaltim untuk mencapai target pajak daerah tahun 2024.

Tahun ini, Bapenda Kaltim diberikan target penerimaan pajak atas penggunaan bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sebesar Rp1,5 triliun, naik dari Rp1,2 triliun pada tahun sebelumnya.

“Target kita tahun ini memang meningkat, dari sebelumnya Rp1,2 triliun menjadi Rp1,5 triliun. Jadi kami terus menggalakkan program-program yang memudahkan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak mereka,” tutup Bambang.

Share
Related Articles
Borneo

Warga Sepaku Ditemukan Tewas di Sungai, Diduga Diterkam Buaya di Kawasan IKN

IKNPOS.ID - Seorang warga yang tinggal di kawasan delineasi Ibu Kota Nusantara...

Borneo

Imbas IKN, Permintaan Rumah di Balikpapan Diprediksi Naik pada 2026

IKNPOS.ID - Permintaan rumah di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur diperkirakan akan meningkat...

Beruang madu masuk pemukiman Kutim
Borneo

TEROR Beruang Madu di Telen Kutai Timur: Satwa Liar Dekati Rumah Warga, BKSDA Turun Tangan

IKNPOS.ID - Keresahan mendalam tengah menyelimuti warga Desa Marah Haloq, Kecamatan Telen,...

Vonis Mati Pembunuh Satu Keluarga
Borneo

Hakim Vonis Mati Ayah yang Habisi Istri Hamil dan Dua Anak di Tanjung Redeb

fin.co.id - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb menjatuhkan vonis mati...