Home Borneo Ditarget Pusat Kontribusi PDRB Usaha Manufaktur 44,1%, Bappeda Kaltim Bentuk Forum Percepatan Transformasi Ekonomi
Borneo

Ditarget Pusat Kontribusi PDRB Usaha Manufaktur 44,1%, Bappeda Kaltim Bentuk Forum Percepatan Transformasi Ekonomi

Share
Kepala Bappeda Kaltim Yusliando menjelaskan forum bertujuan merumuskan kebijakan perencanaan terkait percepatan transformasi ekonomi.Foto:Pemprov Kaltim
Share

IKNPOS.ID – Pemerintah pusat menetapkan target kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) lapangan usaha manufaktur Kalimantan Timur sebesar Timur 44,1 %. Padahal kontrubusi PDRB Kaltim saat ini sekitar 17 hingga 20 %.

Karena itu dibutuhkan upaya luar biasa untuk mewujudkan target lapangan usaha manufaktur mencapai 44,1 % tersebut.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalimantan Timur (Kaltim) pun menginisiasi pembentukan Forum Konsultasi Daerah Percepatan Transformasi Ekonomi.

Kepala Bappeda Kaltim Yusliando menjelaskan forum bertujuan merumuskan kebijakan perencanaan terkait percepatan transformasi ekonomi.

“Forum bertugas mendorong dan memfasilitasi percepatan transformasi ekonomi Kalimantan Timur,” kata Yusliando di Ballroom Crystal Hotel Metcure Samarinda, Selasa 22 Oktober 2024.

Menurutnya, forum memiliki empat kelompok kerja (pokja), yakni pokja sektor potensi unggulan daerah, pokja sektor industri pengolahan dan pariwisata, pokja sektor jasa, serta pokja landasan transformasi dan transisi berkeadilan.

Forum bersifat jangka panjang hingga tercapai transformasi ekonomi ditandai dengan kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) lapangan usaha manufaktur sesuai target ditetapkan pemerintah sebesar 44,1 persen.

“Dengan posisi Kaltim sekitar 17 sampai 20 persen, berarti harus ada upaya luar biasa mewujudkan target lapangan usaha manufaktur hingga 44 persen,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Pemprov Kaltim Sri Wahyuni mengatakan, Forum Konsultasi Daerah Percepatan Transformasi Ekonomi menjadi forum strategis bagi Kaltim, terutama dengan kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN).

Keberadaan IKN di Kaltim menjadikan Benua Etam sebagai super hub ekonomi.

“Kaltim menjadi titik penting wajah Indonesia di masa depan,” ujarnya.

Sri Wahyuni mengatakan, sudah lama pemangku kepentingan di daerah mengharapkan terbentuknya Forum Konsultasi Daerah Percepatan Transformasi Ekonomi Kaltim untuk saling mengisi dan berbagi informasi.

“Sejatinya, perencanaan pembangunan kebijakan untuk daerah tidak 100 persen harus berasal dari unsur birokrat,” ujar Sri.

Share
Related Articles
Tol Akses IKN Gratis Mudik 2026
Borneo

Tol IKN Seksi 3A-2 Percepat Akses Balikpapan–Samarinda ke Kawasan Pemerintahan Baru

IKNPOS.ID - Keberadaan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 3A-2 mulai...

Borneo

Mengejutkan! Kaltim Siapkan 1.270 Ton Sampah per Hari Demi Listrik, Ini Rencana Besarnya

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah menyiapkan pasokan sampah...

Borneo

Sorotan Ekonom soal IKN: Risiko Pemborosan hingga Usulan Kampus dan Alih Fungsi Infrastruktur

IKNPOS.ID - Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi topik hangat dalam...

Program bedah rumah Kaltim digeber, kuota naik jadi 3.000 unit. Jadwal dipercepat, Balikpapan jadi fokus utama pemerintah.
Borneo

Bedah Rumah Digeber! Kuota Melejit 3.000 Unit di Kaltim, Jadwal Maju—Balikpapan Jadi Sorotan

IKNPOS.ID - Pemerintah tancap gas mempercepat program bedah rumah di Kalimantan Timur....