Home Borneo Digelontor Anggaran Rp 87 Miliar, DLKH Kukar Tangani Enam TPA di Sejumlah Kecamatan Termasuk Samboja Wilayah IKN
Borneo

Digelontor Anggaran Rp 87 Miliar, DLKH Kukar Tangani Enam TPA di Sejumlah Kecamatan Termasuk Samboja Wilayah IKN

Share
Salah satu Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di sejumlah kecamatan di Kukar.Foto: Intuisi
Share

IKNPOS.ID – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur (Kaltim) pada 2024 digelontor anggaran sebesar Rp 87 miliar untuk pengelolaan sampah.

Anggaran sebasar itu dimanfaatkan untuk mengelola sampah dan menciptakan lingkungan bersih di enam kluster berada di enam kecamatan salah satunya, Samboja salah satu wilayah pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kepala DLHK Kabupaten Kukar Slamet Hadiraharjo. pihaknya dituntut mampu mengelola sampah dan menciptakan ramah lingkungan melalui Program Dedikasi Kukra Peduli Lingkungan.

Program tersebut menggunakan anggaran sebesar Rp 85 miliar dari APBD Kukar 2024 ditambah anggaran perubahan tahun ini sebanyak 1,9 miliar.

“Anggaran sebesar ini terdiri atas anggaran murni APBD Kukar 2024 sebesar Rp85 miliar lebih, kemudian ditambah dengan anggaran perubahan tahun ini senilai Rp1,9 miliar lebih,” jelas Slamet di Tenggarong, Jumat, 25 Oktober 2024.

Slamet menjelaskan, Program Dedikasi Kukar Peduli Lingkungan sesuai yang tertuang dalam RPJMD Kukar 2021-2026, mengarahkan pembangunan lingkungan untuk enam kluster tempat pemrosesan akhir (TPA) sampah di lokasi kecamatan prioritas.

Mengacu pada RPJMD ini, maka prioritas enam kluster harus direalisasikan.

Sebanyak enam kluster ini berada di enam kecamatan, yakni Kecamatan Kota Bangun, Loa Janan, Marangkayu, Kembang Janggut, Sebulu, dan Kecamatan Samboja yang saat ini masuk wilayah pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Penyediaan sarana dan prasaran pengelolaan persampahan, lanjut Slamet sudah banyak diwujudkan oleh Pemkab Kukar.

Meskipun diakuinya belum seluruhnya bisa mengatasi masalah sampah secara optimal sehingga pihaknya melakukan perbaikan dan evaluasi.

Tahun ini sedang dibangun tahap I pembangunan TPA di Desa Loleng, Kecamatan Kota Bangun dan Desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan.

Lokasi TPA lainnya, seperti TPA Marangkayu, TPA Sebulu, dan TPA Kembang Janggut, dalam proses melengkapi dokumen sehingga ditarget sampai dengan tahun 2026 bisa terbangun semua dan bisa dimanfaatkan.

Share
Related Articles
Tuntutan Mundur Gubernur Rudy Mas’ud
Borneo

Ketika Gelombang Desakan Mundur untuk Rudy Masud Melecut Akuntabilitas Publik di Kaltim

IKNPOS.ID – Atmosfer politik di Kalimantan Timur memanas setelah Aliansi Rakyat Kaltim...

Borneo

Percepatan Pembangunan IKN Dinilai Kunci Kelancaran Pemindahan Pemerintahan

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menekankan bahwa percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara...

Borneo

Potensi Perikanan Tangkap Penajam Paser Utara Dukung Kebutuhan IKN

Kabupaten Penajam Paser Utara di Provinsi Kalimantan Timur memiliki potensi besar pada...

Rekayasa Lalu Lintas Samarinda 21 April
Borneo

Awas Macet! Ini Skema Pengalihan Arus Lalu Lintas Demo 21 April di Samarinda

IKNPOS.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda bersama Satlantas Polresta Samarinda memberlakukan...