Home Borneo Capain Zakat Masih Juah dari Target, Akmal Malik Minta Baznas Kaltim Gaet Para Muzakki
Borneo

Capain Zakat Masih Juah dari Target, Akmal Malik Minta Baznas Kaltim Gaet Para Muzakki

Share
Share

IKNPOS.ID – Perolehan zakat yang dikumpulkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kalimantan Timur (Kaltim) selama tiga tahun terakhir mengalami peningkatan signifikan.

Pada tahun 2021, Baznas Kaltim mengumpulkan Rp 6 miliar, meningkat menjadi Rp 8 miliar pada 2022, dan melonjak tajam ke Rp14 miliar di tahun 2023.

Meski demikian, pada tahun 2024 hingga Oktober ini, baru terkumpul Rp 10 miliar, masih jauh dari target potensi zakat yang mencapai Rp 6 triliun.

Ketua Baznas Kaltim, Ahmad Nabhan, menjelaskan bahwa potensi zakat di provinsi tersebut sangat besar, namun pencapaiannya masih perlu digenjot.

Rakorda Baznas Kaltim untuk Optimalisasi Pengelolaan Zakat

Dalam upaya mempercepat pencapaian target zakat, Baznas Kaltim mengadakan rapat koordinasi daerah (Rakorda) yang berlangsung dari 20 hingga 24 Oktober 2024.

Ahmad Nabhan menegaskan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk merumuskan program kerja dan memperkuat kelembagaan Baznas dalam hal pendistribusian, pengelolaan, pengawasan, dan pelaporan zakat.

“Kita berkoordinasi dan konsolidasi dengan pemerintah daerah, kementerian agama provinsi, kabupaten, dan kota untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat,” ujar Ahmad Nabhan di sela-sela Rakorda tersebut.

Selain itu, dalam rakorda yang dihadiri 62 peserta ini, Baznas menegaskan komitmennya untuk membantu pemerintah dalam mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kaltim.

Program-program yang akan digalakkan Baznas antara lain membantu operasi bibir sumbing, menurunkan angka stunting, membangun rumah singgah layak huni, membantu pedagang kecil bersaing dengan pasar modern, serta memberikan sepeda motor kepada pedagang sayur.

Pemerintah Dorong Peningkatan Zakat di Kaltim

Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik, mengakui bahwa potensi zakat di provinsi tersebut sangat besar, namun realisasi pengumpulannya masih jauh dari target. Hingga saat ini, baru terkumpul Rp 10 miliar, padahal potensi zakat mencapai Rp 6 triliun.

“Butuh langkah-langkah yang tidak biasa untuk mengejar potensi zakat ini. Langkah signifikan harus dilakukan oleh Baznas di tingkat kabupaten dan kota,” tegas Akmal Malik.

Share
Related Articles
Borneo

Setiap RT di Kabupaten Penyangga IKN Dapat Bantuan Keuangan Rp150 Juta

IKNPOS.ID - Untuk meningkatkan partisipasi warga dalam proses pembangunan yang sedang berlangsung,...

Borneo

Otorita IKN Fokus Penanganan dan Pengendalian Banjir di Sekitar Wilayah Nusantara

IKNPOS.ID - Sejumlah langkah untuk penanganan dan pengendalian banjir di sekitar Ibu...

Borneo

BMKG Prediksi Provinsi Penyangga IKN Akan Diguyur Hujan hingga 20 Januari

IKNPOS.ID - Sejumlah wilayah di Kalimantan Timur (Kaltim) bagian utara hingga barat...

Borneo

Dinsos Kaltim Target Penurunan Angka Kemiskinan hingga 3 Persen pada 2026

IKNPOS.ID - Target tinggi dicanangkan Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim)...