Catatan Dahlan Iskan

Abdullah Listrik

Share
Dahlan Iskan mengenalkan 5 pengusaha Indonesia di acara business matching China Food and Drink Fair di Shenzhen, Tiongkok.--
Share

Usaha itu berakhir dengan pahit. Saat Covid tiba, reparasi laptopnya harus ditutup.

Abdullah pun mengajak tujuh karyawannya bicara: mereka akan ke mana. Yang ditanya tidak bisa menjawab. Mereka pasrah. Ikut Abdullah. Ke mana pun.

Karena Covid itu Abdullah harus pindah ke Bantul. Ke kampung istrinya. Ia belum tahu akan berbuat apa di Bantul. Tujuh orang itu pun ikut Abdullah ke Bantul. Jadi apa saja.

Merasa harus bertanggung jawab ke tujuh orang itu Abdullah berpikir: buka bengkel mobil listrik. “Ternyata yang datang pertama justru sepeda motor listrik,” ujar Abdullah.

Lama kelamaan kian banyak motor listrik yang datang. Abdullah terkenal. Berkembang. Maju. Kewalahan. Perjalanan ke Shenzhen ini telah membuka kemungkinan baru bagi siapa saja. (Dahlan Iskan)

 

Share
Related Articles
Petir Ngambek
Catatan Dahlan Iskan

Petir Ngambek

Oleh: Dahlan Iskan Siapa yang bilang ngambek itu tidak penting? Ngambek itu...

Petir India
Catatan Dahlan Iskan

Petir India

Oleh: Dahlan Iskan Hujan memang masih turun dari langit, tapi petirnya datang...

WNI WNI
Catatan Dahlan Iskan

WNI WNI

Oleh: Dahlan Iskan Saya yakin Dwi Sasetyaningtyas tetap cinta Indonesia –setidaknya dalam...

Kolegium MK
Catatan Dahlan Iskan

Kolegium MK

Oleh: Dahlan Iskan "Saya tidak mempersoalkan menteri kesehatan. Yang saya lawan UU-nya,"...