Home Pemerintahan Proses Ganti Rugi Lahan Tol IKN Seluas 45 Hektare Ditarget Rampung November 2024
Pemerintahan

Proses Ganti Rugi Lahan Tol IKN Seluas 45 Hektare Ditarget Rampung November 2024

Share
Share

IKNPOS.ID – Pembangunan ruas tol Ibu Kota Nusantara (IKN) segmen 6A, 6B, dan 6C masih mengalami hambatan akibat proses pembebasan lahan yang belum tuntas.

Sebagian dari ruas tol tersebut bahkan disebut-sebut bisa difungsikan sebagai landasan pacu atau runway pesawat dalam kondisi tertentu.

Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN, Danis Sumadilaga, menyampaikan bahwa pihaknya sedang dalam proses penyelesaian ganti rugi lahan. Total luas lahan yang terdampak pembangunan tol hampir mencapai 45 hektare.

“Totalnya kan 6A, 6B, dan 6C itu sekitar 44, hampir 45 hektare. Saat ini dalam proses ganti rugi,” kata Danis di Kantornya, ditulis Sabtu, 21 September 2024.

Adapun rincian ruas tol yang terdampak meliputi Seksi 6A (Riko-Rencana Outer Ring Road IKN), Seksi 6B (Rencana Outer Ring Road-Sp ITCI), dan Seksi 6C (Sp ITCI-Sp 1B Sumbu Kebangsaan Sisi Timur KIPP).

Menariknya, tol Seksi 6A dalam keadaan tertentu dapat digunakan sebagai landasan pacu pesawat. Meski demikian, pembangunan ini terganjal oleh sengketa lahan yang masih dalam proses penyelesaian.

Pembebasan lahan tersebut mengikuti aturan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2024 tentang Percepatan Pembangunan Ibu Kota Nusantara.

“Meski statusnya Aset Dalam Penguasaan (ADP) atau milik negara, di beberapa lokasi masih ada penduduk yang bermukim,” jelas Danis.

Kementerian PUPR sendiri telah menyiapkan dana ganti rugi untuk masyarakat yang lahannya terdampak, namun proses penaksiran harga tanah (appraisal) dan diskusi dengan warga masih berjalan.

“Uangnya sudah ada. Tinggal menunggu appraisal dan persetujuan masyarakat untuk kami bayarkan. Sekarang dalam proses,” tambahnya.

Danis menargetkan permasalahan pembebasan lahan dapat diselesaikan pada Oktober atau November tahun ini sehingga pembangunan tol bisa segera dilanjutkan secara menyeluruh.

Hingga saat ini, segmen tol yang tidak terdampak sengketa lahan terus dikerjakan, dengan progres pembangunan diperkirakan sudah mencapai lebih dari 40%.

“Kami targetkan Oktober-November ini mulai penyaluran ganti rugi. Sekarang ada bagian yang sudah bebas, dan pembangunan di sana terus berjalan,” pungkasnya.

Share
Related Articles
IKN Nusantara kerja sama Austria, investasi teknologi di Ibu Kota Nusantara, kerja sama smart city IKN Indonesia, pembangunan kota masa depan Nusantara, peluang investasi asing di IKN, teknologi smart city Austria Indonesia, pembangunan ibu kota baru Indonesia Nusantara, kolaborasi internasional pembangunan IKN,
Pemerintahan

IKN Jadi Sorotan Dunia: Austria Tertarik Bangun Smart City dan Teknologi Kota Masa Depan di Nusantara

IKNPOS.ID - Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi perhatian dunia internasional. Perwakilan...

Kerja Sama Austria Dan IKN
Pemerintahan

Austria Tertarik Bantu Basuki Hadimuljono Wujudkan Kota Hutan Cerdas Di IKN

IKNPOS.ID - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur kembali menarik...

Menkopolkam Beri Sinyal "Green Light" untuk Pemindahan Kementerian ke IKN
Pemerintahan

Menkopolkam Beri Sinyal “Green Light” untuk Pemindahan Kementerian ke IKN

IKNPOS.ID - Menkopolkam Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, turun ke jantung Ibu...

Mengubah Pinggiran Jadi Jantung Ekonomi Nusantara
Pemerintahan

Mengubah Pinggiran Jadi Jantung Ekonomi Nusantara

IKNPOS.ID - Sebuah kejutan besar terjadi di titik paling terpencil wilayah delineasi IKN....