Catatan Dahlan Iskan

Porang Hidup

Share
porang ilustrasi
Share

Maka ketika harga porang jatuh banyak petani menjerit. Lalu diperparah oleh Covid-19: Tiongkok tidak lagi impor porang.

Saat produksi porang melimpah itulah mulai banyak yang terpikir membangun pabrik tepung porang. Tiba-tiba saja ada sembilan pabrik porang: di Ponorogo, Madiun, Nganjuk, Sidoarjo, Pasuruan. Hampir serentak.

Maka terjadilah apa yang harus terjadi: pabrik kekurangan bahan baku porang. Harga melambung.

Begitulah hidup. Semua ingin cari hidup. Semua ingin hidup. Tidak ada yang mau mati. Kadang harus setengah mati dulu. Lalu hidup lagi. Atau kebablasan mati. (Dahlan Iskan)

Share
Related Articles
Bnak BTN
Catatan Dahlan Iskan

Bukan Cuma Soal Rumah, BTN Bangun Experience Lewat Fashion & Lifestyle

IKNPOS.ID - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menegaskan komitmennya untuk...

Catatan Dahlan Iskan

Krisis Bukan

Catatan Dahlan Iskan

Catatan Dahlan Iskan

James Freddy Sundah

Catatan Dahlan Iskan

Catatan Dahlan Iskan

MBG

Catatan Dahlan Iskan