IKNPOS.ID – Transportasi umum di IKN (Ibu Kota Nusantara), Kalimantan Timur (Kaltim) menganut 8 prinsip. Selain itu, terdapat 24 indikator Kinerja Utama (KIP).
Hal ini tertuang dalam lampiran Undang-Undang (UU) Nomor 21 Tahun 2023 Tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 3 Tahun 2022 Tentang Ibu Kota Negara.
Apa yang menjadi perhatian utama dalam pembangunan transportasi cerdas di Nusantara?
- Perencanaan transportasi di IKN ini bertujuan memenuhi prinsip dan target/skema KPR. Yakni penyelenggaraan transportasi yang terhubung aktif dan mudah diakses dengan target pemanfaatan transportasi umum. Masyarakat maupun pengunjung beraktivitas di IKN menggunakan transportasi publik yang mobile (mobilitas aktif).
- Angkutan umum akan menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat/para pengunjung di IKN. Meliputi empat koridor transportasi yakni koridor regional, koridor primer, koridor sekunder, dan tersier.
- Koridor regional menggunakan kereta regional dan juga tol, koridor primer dengan kereta dalam kota, koridor sekunder menggunakan Bus Rapid Transit (BRT) listrik, dan koridor tersier menggunakan kendaraan listrik otonom (Autonomous EV), sepeda, dan bus feeder.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan ke depan bila semua sudah tersedia di IKN, akan ada beberapa moda transportasi umum yang terintegrasi. Yaitu:
- Kereta Bandara dan Moda Raya Terpadu (MRT) atau Lintas Raya Terpadu (LRT). Kereta bandara dan MRT ini akan menghubungkan IKN Nusantara dengan kota-kota lain di Kalimantan Timur. Hal ini bertujuan untuk memudahkan aksesibilitas antar kota dan mendukung konektivitas regional. Pembangunan MRT dan LRT di IKN masih dalam tahap pengajuan.
- Bus antarkota (intercity bus). Bus antarkota akan menghubungkan IKN Nusantara dengan kota-kota lain di Kalimantan. Ini adalah layanan transportasi publik jarak jauh yang nyaman dan terjangkau dan saat ini bus antarkota di IKN telah mulai beroperasi.
- Bus Raya Terpadu (BRT). Bus Raya Terpadu dipersiapkan sebagai transportasi umum di IKN yang memberikan pelayanan sebagai angkutan dalam perkotaan. Dalam operasionalnya, BRT menggunakan sistem transit massal berbasis bus yang memberikan mobilitas cepat, nyaman, dan berbiaya rendah.
- ART (Autonomus Rail Rapid Transit). Kendaraan ini melayani area sub-blok pemerintahan atau KIPP di IKN Nusantara untuk dapat memberikan aksesibilitas yang mudah dan fleksibel di dalam kawasan pemerintahan.
- Minibus dan taksi. Transportasi umum yang akan tersedia yang akan beroperasi di luar KIPP – untuk koridor kota yang tidak dilayani oleh ART. Minibus sebagai angkutan umum yang sudah ditetapkan rute/jalurnya.
- Taksi udara. Angkutan umum melalui jalur udara yang menggunakan teknologi drone. Ada kantor pusat pengendali/operasional, yang sudah diujicobakan di IKN. Namun, belum resmi beroperasi.
- Bus pariwisata. Melayani area pariwisata di IKN Nusantara untuk memberikan layanan transportasi yang nyaman dan informatif bagi wisatawan. Adanya bus pariwisata ini bertujuan untuk meningkatkan sektor pariwisata di IKN dan sekitarnya.
Selain bus dan kereta modern di IKN juga sudah dibangun Nusantara Airport yang siap melayani mobilitas masyarakat dari dan ke luar Ibu Kota Nusantara menggunakan pesawat udara/jasa maskapai penerbangan.