IKNPOS.ID – Media sosial dihebohkan dengan video bilah Istana Garuda kantor presiden di IKN (Ibu Kota Nusantara) Kalimantan Timur (Kaltim) berubah warna. Yang awalnya kecokletan, kini menjadi hijau.
Dari video dan foto yang beredar di medsos, memang belum semua bilah di Istana Garuda IKN berubah warna.
Belum genap 2 tahun. Tetapi, beberapa bagian sudah tampak berwarna hijau. Perubahan warna pada bilah Istana Garuda IKN ini terjadi karena proses oksidasi. Bukan berkarat.
Seperti diketahui, pemasangan pertama bilah Istana Garuda dilakukan pada 22 September 2023. Sedangkan pemasangan bilah terakhir 22 Juli 2024.
Bilah Istana Garuda IKN ini terdiri dari tembaga kuningan dan baja tahan cuaca atau perforated weathering steel. Artinya dalam kurun waktu tertentu akan teroksidasi dan berubah warna menjadi hijau.
Bilah tembaga di Istana Garuda ini mempunyai fungsi sebagai peneduh dari teriknya matahari dan menghindari efek rumah kaca.
Perancang Istana Garuda IKN, Nyoman Nuarta mengatakan pemilihan tembaga sebagai bahan utama karena sifatnya yang lentur, tahan korosi, dan mudah dibentuk.

Selain itu, tembaga juga tidak mudah ditumbuhi lumut dan jamur. Sehingga meminimalisir perawatan.
Nyoman Nuarta juga menjamin bilah Istana Garuda IKN akan berubah warna menjadi hijau dalam waktu 2 tahun.
Dia mencontohkan kubah-kubah gereja di Eropa yang sudah berusia ratusan tahun menggunakan bahan kuningan semacam itu. Selama ini kubah tersebut juga tidak memerlukan perawatan khusus.
“Jadi tidak perlu dirawat sama sekali. Kalau misalnya berdebu itu persoalan lain. Tetapi masalah karat tidak ada. Semua bahan itu sudah dipersiapkan untuk menghindari renovasi atau perbaikan,” ujar Nyoman Nuarta saat berbincang dengan IKNPOS.ID pada 5 Juli 2024 lalu di Sepaku, Kaltim.
Istana Garuda dilengkapi dengan 4.650 bilah selubung. Bentangan sayap burung garuda raksasa dirancang sepanjang 177 meter. Lengkungan 239 meter dan tinggi 77 meter.