Catatan Dahlan Iskan

Disway Malang

Share
Dirut Disway Malang Agus Pamujo saat berbicara di peluncuran Disway Malang di Malang Creative Center.--
Share

Ukuran gedung di UGM itu sangat besar. Megah. Namanya: Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK). Fungsinya sama dengan MCC: menampung segala macam kreasi yang terkait dengan ekonomi kreatif.

MCC dikelola Pemkot Malang. GIK dikelola UGM.

Di MCC banyak kursus-kursus bidang kreativitas.

Di GIK sering dilakukan kuliah umum yang terkait ekonomi kreatif.

Tiga tahun lagi akan terlihat mana yang lebih bermanfaat.

Tiga tahun lagi juga akan terlihat toilet MCC atau GIK yang tetap terpelihara kebersihannya.

Dua-duanya akan membebani: anggaran pemeliharannya sangat besar. Juga biaya listrik dan operasionalnya.

MCC pun tidak akan bisa seterusnya gratis. Pun GIK.

Pendidikan memang mahal. Yang nonformal seperti di MCC maupun yang formal seperti di GIK. Setidaknya kreativitas anak-anak muda di dua kota itu mulai diberikan wadah –meski kreativitas tidak tergantung pada fasilitas. (Dahlan Iskan)

 

Share
Related Articles
Catatan Dahlan Iskan

Cari Muka

Oleh: Dahlan Iskan "Papa saya masih aktif mengajar," ujar Ina Silas. Saya...

Jalan Baru
Catatan Dahlan Iskan

Jalan Baru

Oleh: Dahlan Iskan Di Amerika sendiri banyak yang berdoa agar perundingan Amerika-Iran...

Catatan Dahlan Iskan

Hotel Syiah

Oleh: Dahlan Iskan Jangan kaget: hotel mewah bintang lima yang dipakai tempat...

WFH Sarengat
Catatan Dahlan Iskan

WFH Sarengat

Oleh: Dahlan Iskan Rasanya Anda sudah dapat kiriman humor tentang atasan yang...