IKNPOS.ID – Pemerintah tengah mempersiapkan infrastruktur secara besar-besaran menjelang Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-79 di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Persiapan ini melibatkan berbagai sektor dan bertujuan untuk memastikan kelancaran acara serta memperlihatkan kemajuan pembangunan di IKN sebagai ibu kota baru.
Pembangunan jalan raya utama di IKN telah mencapai kemajuan signifikan. Jalan-jalan penghubung utama, termasuk akses menuju lokasi perayaan, sedang dalam tahap penyelesaian akhir.
Selain itu, infrastruktur transportasi juga diperhatikan dengan adanya pengembangan sistem angkutan massal yang diharapkan akan mempermudah mobilitas selama acara berlangsung.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan, bahwa jalan tol menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) hingga Pulau Balang sudah bisa dilintasi pada 17 Agustus 2024 mendatang.
“Insya Allah, jalan tol sampai Pulau Balang sudah bisa dipakai, setelah tanggal 22 kita cek ke situ,” kata Basuki di Jakarta, dikutip Senin 15 Juli 2024.
Selain itu, Basuki juga menyampaikan terkait progres ruas tol seksi 6A Simpang Riko-Rencana Outer Ring Road IKN dan Seksi 6B Rencana Outer Ring Road-Simpang 3 ITCI.
“Sudah dimulai pengadaan tanaH. Pengerjaan konstruksinya pun saat ini sedang berproses,” ujarnya.
Dengan begitu, Basuki memastikan jalan tol menuju IKN baru akan bisa dilintasi hingga Jembatan Pulau Balang bulan Juli ini.
“Kalau dari Pulau Balang ke IKN, karena jalan tol 6A, 6B, kan baru dikerjakan. Tapi sampai Agustus baru bisa dikejar sampai Pulau Balang,” terangnya
Progres Bandara IKN
Basuki mengungkapkan, bahwa pembangunan runway bandara IKN yang mencapai 2.200 meter masih terkendala hujan yang terus mengguyur di wilayah tersebut.
“Kemarin dari 30 hari, hanya 8 hari yang terang, selebihnya hujan. Sekarang mengaspal pun pakai tenda, supaya enggak kena hujan,” ungkapnya.
Persiapan Hotel
Terkait akomodasi hotel pada 17 Agustus, Baskii mengatakan, bakal diatur seluruhnya oleh Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono.