Home Borneo Menguak Misteri Goa Tengkorak: Sejarah Leluhur yang Tersembunyi di Desa Kasungai
Borneo

Menguak Misteri Goa Tengkorak: Sejarah Leluhur yang Tersembunyi di Desa Kasungai

Share
Gua Tengkorak di Kabupaten Paser/fot: Nomorsatukaltim
Share

Pengunjung yang memasuki gua akan disambut oleh pemandangan alam bawah tanah yang spektakuler, dengan formasi batuan yang unik dan suasana yang tenang dan hening.

Eksplorasi gua ini memerlukan persiapan dan kehati-hatian. Dinding-dinding gua yang licin dan lorong-lorong sempit menambah tantangan bagi para penjelajah.

Namun, semua usaha tersebut akan terbayar dengan pemandangan indah dan sensasi petualangan yang tak terlupakan.

Flora dan Fauna

Goa Tengkorak juga merupakan rumah bagi berbagai spesies flora dan fauna yang unik. Di sekitar area gua, pengunjung dapat menemukan berbagai jenis tanaman endemik yang hanya tumbuh di wilayah ini.

Selain itu, gua ini juga menjadi habitat bagi beberapa spesies kelelawar dan serangga yang menarik untuk diamati.

Wisata Edukasi dan Budaya
Bagi para pengunjung yang tertarik dengan sejarah dan budaya, Goa Tengkorak menawarkan pengalaman yang edukatif.

Pemerintah desa dan pihak terkait sering mengadakan tur yang dipandu oleh penduduk setempat yang berpengetahuan luas tentang sejarah dan cerita rakyat sekitar gua ini.

Pengunjung dapat belajar tentang pentingnya gua ini dalam konteks budaya dan sejarah masyarakat Kasungai.

Namun saat tim ingin mengunjungi wisata yang berada 4 kilometer dari Desa Batu Kajang trans Kaltim-Kalsel pada Sabtu 20 Juli 2024, pengunjung tak bisa menuju Goa Tengkorak. Sebab aksesnya ditutup.

Anak tangga untuk menuju Goa Tengkorak tak bisa digunakan. Tertulis larangan masuk fasilitas rusak, sementara goa ditutup.

“Perdana kali ke Goa Tengkorak selama ini cuma dengar-dengar saja, tapi sayang enggak bisa masuk, tangganya ditutup,” ucap salah seorang pengunjung, Ibrahim.

Terpisah, Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser, Agus Purwiyono mengatakan, akses menuju Goa Tengkorak memang ditutup sementara waktu.

“Itu akan diperbaiki dan sudah perencanaan dengan anggaran Rp200 juta, bersumber APBD Kabupaten Paser,” singkat Agus.

Goa Tengkorak di Desa Kasungai bukan hanya sebuah destinasi wisata alam, tetapi juga cerminan dari kekayaan sejarah dan budaya masyarakat Paser.

Share
Related Articles
Borneo

Tol Balikpapan–IKN Dibuka Saat Mudik Lebaran 2026! Rest Area Dipadati UMKM Lokal

IKNPOS.ID - Arus mudik Lebaran tahun 2026 membawa berkah tersendiri bagi masyarakat...

Borneo

Viral Mobil Mewah Wali Kota Samarinda! Pemkot Klarifikasi

IKNPOS.ID - Kemunculan mobil mewah Land Rover Defender yang beberapa waktu terakhir...

Borneo

Polres PPU-Bank Tanah Sediakan 25 Hektare Lahan Tanam Jagung bagi Petani di Serambi IKN

IKNPOS.ID - Kepolisian Resor (Polres) Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, kerja...

Borneo

Antisipasi Potensi Keracunan MBG di Serambi IKN, SPPG Dilarang Libatkan Pihak Ketiga

IKNPOS.ID - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Penajam Paser Utara...