Home Borneo Cuaca Ekstrem di Kaltim, Dua Rumah di Balikpapan Tertimbun Longsor
Borneo

Cuaca Ekstrem di Kaltim, Dua Rumah di Balikpapan Tertimbun Longsor

Share
Dua rumah di Balikpapan tertimpa longsor akibat hujan deras/nomorsatukaltim
Share

IKNPOS.ID – Dua rumah warga di Jalan Syarifuddin Yoes RT 53, Sepinggan Baru, Balikpapan Selatan, Kalimantan Timur tertimbun longsor akibat diguyur hujan deras dalam beberapa ri belakngan ini.

Peristiwa longsor terjadi pada Selasa 9 Juli 2024 tepat di belakang Gedung Kesenian Balikpapan yang memiliki kontur tanah berbukit.

Longsor tersebut menghantam dua rumah warga, dengan salah satu rumah tertimbun sepenuhnya.

Dikutip dari Nomersatukaltim, tampak dinding rumah patah dan kayu yang berserakan, serta kabel listrik yang menjuntai masih dalam kondisi bertegangan.

Salah seorang wanita yang ditemui di lokasi, mengungkapkan bahwa salah satu rumah yang terdampak adalah tempat tinggal ibunya.

Ia menuturkan bahwa seharusnya hari itu ia berencana mengunjungi ibunya karena sedang libur kerja, namun ia mengurungkan niat tersebut karena firasatnya tidak enak.

“Mamak memang sehari-hari tinggal di rumah itu. Saya tinggal di Gunung Pasir. Tadi saya merasa tidak enak, jadi saya tidak datang ke sini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RT 53 Sepinggan Baru, Suwono, menyebutkan bahwa longsor terjadi sekitar pukul 15.00 Wita.

Dirinya telah memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materil cukup besar.

“Ada dua rumah yang terdampak. Satu tertimbun sepenuhnya, satu lagi hanya terdampak separuh,” jelas Suwono.

Menurutnya, longsoran tanah tersebut berasal dari pagar Gedung Kesenian yang berada di atas rumah warga.

Disamping itu, Lurah Sepinggan Baru, Sarbin, menduga longsor disebabkan oleh hujan deras yang terus mengguyur wilayah tersebut.

“Longsor ini kemungkinan besar terjadi akibat cuaca hujan yang terus menerus dalam beberapa hari ini,” ujar Sarbin.

Ia berharap pemerintah kota dapat segera mengambil tindakan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Sarbin juga menekankan pentingnya perbaikan seperti pembangunan siring ulang untuk menahan pergeseran tanah.

“Selanjutnya mungkin BPBD akan memastikan, apakah perlu dilakukan evakuasi atau perbaikan rumah,” pungkas Sarbin.

Share
Related Articles
Borneo

Peringatan Hari Otda ke-30, Pemkab PPU Tegaskan Komitmen Perkuat Pelayanan dan Pembangunan

Pemkab PPU melakukan apel dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30...

Borneo

Penajam Paser Utara Tancap Gas Jadi Mitra Strategis IKN, Proyek Investasi Siap Tawar Bikin Investor Melirik

IKNPOS.ID - Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) semakin serius memposisikan diri sebagai...

Borneo

Otorita IKN Dorong Kolaborasi Industri Konstruksi lewat Business Matching

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) membuka ruang kolaborasi bagi pelaku industri konstruksi...

Borneo

Penajam Paser Utara Bidik Investor IKN, Siapkan Proyek Siap Tawar dan Kepastian Lahan

Kabupaten Penajam Paser Utara menyatakan kesiapan menjadi mitra strategis investasi di kawasan...