IKNPOS.ID – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi sempat menyampaikan pada April lalu, bahwa kementeriannya menjadi salah satu lembaga terpilih untuk melakukan pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam gelombang pertama.
Jadwal kepindahan pun telah ditetapkan, yakni pada Juli 2024. Namun, hingga kini tanggal pasti kepindahan belum muncul. Meski demikian, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo, Usman Kansong mengaku pihaknya terus mengikuti perkembangan jadwal yang menyesuaikan situasi di IKN.
“Sebetulnya kepindahan para ASN ke sana sudah ada jadwalnya, sudah ada ketentuan. Tapi, memang jadwal itu bisa berubah-ubah sesuai dengan kondisi. Jadi kita ikuti saja jadwal itu,” kata Usman di Jakarta, Jumat 26 Juli 2024.
Menurut Usman ,jika mengikuti jadwal yang telah ditentukan di awal, seharusnya sudah ada ASN dari Kemenkominfo yang pindah dan bertugas di IKN.
Ada pun hal itu merujuk pada Direktorat Jenderal Pengendalian Pos dan Informatika (Ditjen PPI) Kemenkominfo yang seharusnya mulai bertugas di IKN mulai bulan ini.
Namun pada kenyataannya perpindahan ASN belum dilakukan karena situasi pembangunan IKN masih berlangsung dan belum siap untuk digunakan bertugas.
“Apabila melihat kondisi saat ini, aktivitas yang saat ini mulai dilakukan di IKN masih berfokus dengan persiapan perayaan Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang,” lanjut Usman.
Hal itu tentu berbeda dengan persiapan ASN yang sepenuhnya untuk pindah dan bertugas di IKN. Maka dari itu perpindahan ASN Kemenkominfo pun masih harus melihat situasi pembangunan dan jadwal yang disiapkan oleh Pemerintah Pusat.
“Kalau Kementerian Kominfo ikut saja (jadwal), untuk jadwal-jadwal, nama-namanya, jumlahnya berapa, dirjen-nya berapa, kita ikut saja,” kata Usman.