Home News Material Konstruksi IKN Dipasok dari 3 Wilayah Ini
News

Material Konstruksi IKN Dipasok dari 3 Wilayah Ini

Share
Ketua Satuan Tugas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Kementerian PUPR Danis Sumadilaga
Share

IKNPOS.ID – Pembangunan secara masif dilakukan oleh pemerintah di IKN (Ibu Kota Nusantara) Kalimantan Timur (Kaltim).

Tapi tahukah Anda jika mayoritas material konstruksi yang digunakan untuk membangun IKN itu dipasok dari luar Kalimantan.

Ketua Satgas Infrastruktur IKN Kementerian PUPR, Danis Sumadilaga, menyebut material itu didatangkan dari berbagai wilayah di Indonesia

Seperti dari Sulawesi Tengah (Sulteng), Banten dan Jawa Timur (Jatim). Terkait pasokan material ini diakui Danis di awal-awal memang ada kendala.

Sebelumnya BPK RI menemukan adanya kurangnya pasokan material dan peralatan konstruksi dalam pembangunan di IKN.

“Mayoritas material berasal dari Sulawesi Tengah. Di awal terdapat masalah angkutan tongkang. Tapi sampai saat ini sudah membaik suplainya. Buktinya progresnya jalan terus,” kata Ketua Satuan Tugas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Kementerian PUPR, Danis Sumadilaga, di Kantor PUPR, Jakarta Selatan, Jumat, 14 Juni 2024.

Menurut Danis, persoalan pasokan materia dan angkutan tersebut kini sudah dituntaskan.

Selain dari Sulawesi Tengah, pasokan material konstruksi untuk pembangunan di IKN juga diambil dari Banten, Jawa Barat.

“Ada juga sebagian ya saya tidak begitu hafal ngambil dari Jawa Timur,” imbuhnya.

Terkait adanya temuan BPK RI itu, Danis mengaku tidak memahaminya. Termasuk adanya persoalan lahan.

Danis menjelaskan pemerintah berupaya mengatasi hal tersebut agar tidak merugikan masyarakat.

“Kalau soal temuan BPK itu saya nggak ngerti. Nah, kalau soal lahan sudah dijelakan sedang diatasi,” papar Danis.

Seperti diketahui, BPK menemukan sejumlah masalah dalam pembangunan IKN. Temuan tersebut tertuang dalam Ikhtisar Hasil Pemeriksaan (IHP) Semester II Tahun 2023.

Salah satu temuan BPK terkait IKN tentang persiapan pembangunan infrastruktur yang dianggap belum memadai.

Di antaranya terkait persiapan lahan pembangunan infrastruktur IKN yang masih terkendala.

“Persiapan lahan pembangunan infrastruktur IKN masih terkendala mekanisme pelepasan kawasan hutan, 2.085,62 Ha dari 36.150 Ha tanah masih dalam penguasaan pihak lain karena belum diterbitkannya hak pengelolaan lahan (HPL), serta belum selesainya proses sertifikasi atas 5 area hasil pengadaan tanah,” bunyi laporan BPK.

Share
Related Articles
News

Sambut 6,8 Juta Pemudik, Astra Infra Optimalkan Rest Area dan Sistem Pantauan Digital

IKNPOS.ID - Menghadapi momentum arus mudik dan balik Lebaran 2026, PT Astra...

longsor tambang emas
News

Video Mengerikan Tragedi Longsor Tambang Emas di Kapuas Hulu: 7 Pekerja Tewas di Lubang Dompeng

IKNPOS.ID - Peristiwa tragis terjadi di Desa Bugang, Kecamatan Hulu Gurung, Kabupaten...

Harga Minyak Dunia Menggila, Menkeu Purbaya Beri Kode Keras Kenaikan BBM
News

Harga Minyak Dunia Meroket ke US$118: Menkeu Purbaya Buka Suara Soal Isu Kenaikan BBM Subsidi

IKNPOS.ID - Isu kenaikan harga BBM bersubsidi kembali memanas seiring dengan melonjaknya...

News

Menembus Arus Sungai Musi, Perjuangan Mengantar Makanan Bergizi untuk Anak Negeri

Proses distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak selalu berlangsung mudah.