“Setelah sumur bor ini ada, kami tidak khawatir lagi saat musim kemarau. Jika musim hujan memang tidak begitu dimaksimalkan, tetapi saat kemarau panjang, sumur bor ini 100 persen membantu petani karena hasil panen padi dan perkebunan akan tetap melimpah,” jelas Humaidi.
Karias Dalam menjadi satu-satunya desa yang memiliki potensi ketahanan pangan dengan perpaduan tanaman padi dan hortikultura karena kondisi geografis desa ini tidak sepenuhnya lahan rawa.
Desa Karias Dalam merupakan salah satu desa yang memiliki lahan pertanian terluas di Hulu Sungai Utara, mencapai 246 hektare ditambah desa perbatasan sekitar 69 hektare.
Dengan luas lahan pertanian 300 hektare lebih, desa ini menjadi harapan sebagai lumbung pangan karena lebih produktif dibanding desa lain, yang jika ditotal masih ada belasan ribu hektare berada di rawa lebak yang terhampar luas menyerupai samudera.