Home News 2.086 Hektar Lahan di IKN Belum Clean and Clear, Apa Sih Masalahnya?
News

2.086 Hektar Lahan di IKN Belum Clean and Clear, Apa Sih Masalahnya?

Share
2.086 Hektar Lahan di IKN Belum Clean and Clear
Share

IKNPOS.ID – Dari 36 ribu hektar lahan yang dipersiapkan untuk pembangunan IKN (Ibu Kota Nusantara), sekitar 2.086 hektar statusnya belum clean and clear.

Menteri ATR/Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY memastikan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) akan segera menuntaskan lahan tersebut.

“Saya sudah bicara dengan Wakil Menteri ATR/BPN sekaligus Plt Wakil Kepala OIKN Bapak Raja Juli Antoni. Intinya OIKN akan segera menuntaskan ini,” tegas AHY di Jakarta, Jumat, 7 Juni 2024.

Menurut AHY, lahan yang dipersiapkan untuk pembangunan IKN seluas 36 ribu hektar.

Lahan tersebut utamanya difokuskan untuk Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Selain itu, terdapat ada supporting system, distrik-distrik, education, cultural, dan lain sebagainya.

“Namun, masih ada 2.086 hektar lahan yang belum clean and clear. Nah, clean and clear itu pada intinya jangan sampai ada masyarakat menduduki. Kemudian jangan sampai belum ditangani dengan baik dan sesuai aturan,” paparnya .

AHY menambahkan ada uang penggantian untuk ganti rugi bagi masyarakat. Skemanya adalah PDSK (Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan).

Ini merupakan uang kerohiman bagi mereka yang tidak punya sertifikat. Tetapi sudah menduduki dan tinggal serta berkebun. Hasil kebun itu selama ini dikelola oleh masyarakat warga sekitar IKN.

“Tapi sekali lagi ini sebetulnya di luar kewenangan ATR/BPN. Karena uang penggantian itu saat ini setahu saya dikelola oleh OIKN. Saya tanya, apa masalahnya kok belum dijalankan dengan baik. Memang ada masalah-masalah tertentu yang tidak perlu disampaikan di sini. Tapi pendeknya sebetulnya tinggal dieksekusi saja dengan baik,” terang AHY.

Kementerian ATR/BPN, lanjut AHY, sebetulnya ingin hal tersebut sudah dijalankan. Sehingga dengan status lahan di IKN sudah clean and clear, dapat terbitkan sertifikatnya.

“Jika sudah diterbitkan sertifikat, artinya sudah resmi negara menentukan mana saja yang memang menjadi hak dari pengelola ataupun pemiliknya,” pungkas AHY.

Share
Related Articles
Pejabat Teras Bea Cukai Kena Sikat! Mantan Direktur P2 Rizal Diciduk KPK di Lampung, Kemenkeu Darurat Korupsi?
News

Pejabat Teras Bea Cukai Kena Sikat! Mantan Direktur P2 Rizal Diciduk KPK di Lampung, Kemenkeu Darurat Korupsi?

IKNPOS.ID - Geger! Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengamuk dan melancarkan operasi...

News

Pemberdayaan Masyarakat Lokal, Otorita IKN Tingkatkan Profesionalisme Pemandu Ekowisata

IKNPOS.ID - Seiring meningkatnya kunjungan masyarakat ke kawasan Nusantara, Otorita Ibu Kota Nusantara...

News

Pak Bas: Masjid Negara IKN Bisa Digunakan Shalat Tarawih Tahun Ini

IKNPOS.ID - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, menyatakan bahwa pembangunan...

News

Filosofi di Balik Istana Wakil Presiden di IKN

IKNPOS.ID - Pembangunan fisik Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN),...