Home Society IKN Mengenal Ritual Adat Dayak dan Paser Kalimantan Timur
Society IKN

Mengenal Ritual Adat Dayak dan Paser Kalimantan Timur

Share
Mengenal ritual adat dan budaya suku paser dan Dayak Kalimantan Timur
Mengenal ritual adat dan budaya suku paser dan Dayak Kalimantan Timur
Share

Pelaksanaan upacara Balian dipimpin oleh seorang pemelian yang diikuti oleh pelaku upacara yaitu pengugu ramu, balian dadas, pembaca mantra, penyaji sesajen, dan pemain musik.

Upacara Balian mengandung makna doa-doa keselamatan agar masyarakat terhindar dari marabahaya.

  1. Nondoi

Nondoi merupakan salah satu jenis upacara Balian masyarakat suku Paser yang menjadi festival budaya di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Upacara Nondoi merupakan salah satu ritual adat tertua bagi masyarakat suku Paser.

Upacara ini pertama kali dilaksanakan oleh Nalau Raja Nondoi, salah satu raja Kasultanan Paser.

Nondoi merupakan upacara adat yang bertujuan untuk bersih kampung dari hal-hal negatif yang dapat mengganggu masyarakat.

  1. Mayar Sala

Mayar Sala merupakan tradisi masyarakat suku Paser untuk mendamaikan perselisihan atau pertikaian yang terjadi antar warga suku Paser maupun dengan warga di luar suku Paser.

Dalam tradisi Mayar Sala, kedua pihak yang bertikai melakukan musyawarah yang dipimpin oleh seorang Mulung dan kepala suku adat (Tuwo Kampoeng).

Pelaksanaan tradisi ini diharapkan dapat meredam terjadinya dendam kedua belah pihak yang bertikai melalui perantara roh leluhur.

  1. Tipong Tawar

Tipong tawar merupakan mantra yang digunakan dalam ritual pertanian yang dilakukan oleh masyarakat suku Paser.

Mantra ini diyakini sebagai media perantara antara keinginan masyarakat yang disampaikan kepada Tuhan.

Pembacaan mantra Tipong tawar dilakukan oleh seorang Balian atau dukun ketika masa menanam padi (Nasok Nias) dan panen (Nasok Nias). Mantra Tipong Tawar merupakan bentuk sastra lisan yang menggunakan bahasa Paser.

Dalam mantra tersebut mengandung makna harapan dan doa agar usaha pertanian mereka mendapatkan berkah dari Tuhan. Selain itu, ritual ini juga menjadi sarana gotong royong masyarakat dalam kegiatan menanam dan panen padi.

Suku Dayak

Suku Dayak adalah suku asli Kalimantan. Suku Dayak hidup berkelompok dengan tinggal di daerah hutan, gunung, atau gua.

Salah satu ciri khas yang mudah dikenali dari Suku Dayak adalah Mandau, sejenis golok yang dibuat dari batu gunung.

Share
Related Articles
Gak Main-main! Masjid Negara IKN Jadi Simbol Persatuan, Menag Nasaruddin Umar: Ini Mercusuar Toleransi Dunia!
Society IKN

Gak Main-main! Masjid Negara IKN Jadi Simbol Persatuan, Menag Nasaruddin Umar: Ini Mercusuar Toleransi Dunia!

IKNPOS.ID - Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali mencuri perhatian publik di tengah...

Sejarah Terukir! Masjid Negara IKN Rampung 100%
Society IKN

Sejarah Terukir! Masjid Negara IKN Rampung 100 Persen, Siap Gelar Tarawih Ramadhan 2026, Cek Kemegahannya!

IKNPOS.ID - Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali mencuri perhatian dunia! Kamu yang...

Sejarah Baru! IKN Jadi Lokasi Pantau Hilal Ramadhan 2026, Puasa Mulai Besok atau Lusa? Cek Disini!
Society IKN

Sejarah Baru! IKN Jadi Lokasi Pantau Hilal Ramadhan 2026, Puasa Mulai Besok atau Lusa? Cek Disini!

IKNPOS.ID - Kabar yang Anda tunggu-tunggu akhirnya tiba! Penentuan awal puasa Ramadhan...

IKN SIAP DIHUNI! Otorita Pastikan Layanan Kesehatan, Pendidikan hingga Ibadah Lengkap--Humas OIKN
Society IKN

Tinjau Fasilitas IKN, Begini Tanggapan Menteri PANRB

IKNPOS.ID - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini...