Home News Analis: Timur Tengah Memanas Picu Pelemahan Rupiah
News

Analis: Timur Tengah Memanas Picu Pelemahan Rupiah

Share
Konflik timur tengah yang memanas memicu pelemahan rupiah.
Konflik timur tengah yang memanas memicu pelemahan rupiah. Foto: Ilustrasi
Share

Israel mengklaim serangan itu menargetkan kompleks Hamas. Dua pejabat senior Hamas diklaim tewas dalam serangan tersebut.

Mayoritas negara-negara di dunia mengutuk keras serangan Israel ini.

Pasalnya, serangan ini terjadi hanya selang beberapa hari setelah Mahkamah Internasional (International Court of Justice/ICJ) memerintahkan Israel untuk menghentikan operasi militernya di Rafah.

Juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Daniel Hagari beralasan pihaknya tak menduga bahwa serangan itu akan mengenai kamp pengungsian.

Ia lantas menyebut serangan tersebut merupakan sebuah ketidaksengajaan.

Seakan tak gentar dengan kecaman global, pada Selasa 28 Mei 2024, pasukan Zionis kembali menyerang kamp pengungsian di barat Rafah. Sebanyak 21 warga Palestina pun tewas.

Namun, militer Israel membantah telah melancarkan serangan di kawasan Al-Mawasi ini.

Peristiwa-peristiwa ini pun membuat publik nyaris di seluruh dunia ramai-ramai memberikan dukungan bagi Palestina. Slogan ‘All Eyes to Rafah’ pun menggema di media sosial.

Melalui slogan “All Eyes of Rafah”, publik mengecam dan menekan Israel agar menyetop serangan brutal ini.

Ungkapan ini sebetulnya sudah beredar di media sosial sejak beberapa waktu terakhir. Namun, penyebarannya kian intens belakangan menyusul aksi pasukan Zionis di wilayah yang diklaim mereka sebagai zona aman bagi warga sipil.

Dilansir New York Times, pada Rabu 29 Mei 2024, salah satu versi slogan All Eyes on Rafah telah dibagikan lebih dari 38 juta kali di Instagram.

Menurut New York Times, ungkapan ini kemungkinan dipopulerkan oleh Rik Peeperkorn, yang mengepalai kantor Organisasi Kesehatan Dunia untuk Gaza dan Tepi Barat.

Ia membuat komentar ini pada Februari lalu saat merespons operasi militer Zionis di Gaza selatan.

Komentar itu pun lantas digaungkan oleh kelompok-kelompok pro-Palestina serta organisasi-organisasi kemanusiaan.

Mereka bermaksud mengajak publik memperhatikan kondisi rakyat Palestina di Rafah, yang kini tak punya tempat aman di mana pun mereka berada.

Share
Related Articles
News

Badan Gizi Nasional Bekukan 49 Unit Penyedia Makan Gratis, Ini Daftar Lokasi Lengkapnya

IKNPOS.ID - Komitmen pemerintah dalam menjaga keamanan pangan Program Makan Bergizi Gratis...

News

Diskon Tiket Kapal 30% & Mudik Gratis, Pelni Siapkan 751 Ribu Kursi untuk Lebaran 2026

IKNPOS.ID - Kabar gembira bagi masyarakat yang berencana mudik lewat jalur laut....

News

Harga Minyak Dunia Meledak! Bagaimana Nasib Pertalite & Solar Jelang Lebaran 2026? Ini Kata Menteri Bahlil

IKNPOS.ID - Di tengah bayang-bayang konflik Iran-Israel-AS yang kian memanas, harga minyak...

Rp 70 Triliun Sudah Parkir di IKN
News

Rp 70 Triliun Sudah Parkir di IKN

IKNPOS.ID - Sebanyak 65 investor besar telah resmi menandatangani komitmen (PKS). Namun,...