Oleh: Dahlan Iskan Artificial intelligence (AI) tidak beriman. Padahal inti dakwah itu untuk meningkatkan iman. Bagaimana bisa barang yang tidak beriman meningkatkan iman. Itulah salah satu perdebatan...
Oleh: Dahlan Iskan Setinggi-tinggi jabatan direktur utama sebuah bank pemerintah, tetaplah ia/dia seorang bawahan. Ia/dia masih punya atasan. Bahkan atasannya banyak sekali: menkeu, menko, wapres, para ketua...
Oleh: Dahlan Iskan Umur Kementerian BUMN ternyata lebih pendek dari yang saya perkirakan. Saya pikir umurnya masih 15 hari sampai satu bulan. Ternyata hanya 10 hari...
Oleh: Dahlan Iskan Pilihan demokrasi seperti apa untuk Syria ke depan? Semoga bukan jenis demokrasi seperti di Indonesia. Semoga tidak perlu demokrasi lewat partai –yang dirinya...
Oleh: Dahlan Iskan Santri dari berbagai pondok pesantren akan lomba pidato melawan berbagai sekolah Tionghoa dalam bahasa Mandarin. Itu akan terjadi di hari Jumat besok. Di...
Oleh: Dahlan Iskan Tiga hari di Syria saya dapat satu sahabat baru: Belal. Nama lengkapnya: Belal bin Mohamed Adnan Bader. Saya mengenalnya di makan malam bersama. Di malam pertama...
Oleh: Dahlan Iskan Di saat euforia tumbangnya pemerintahan Basyar Al Assad, Duta Besar Indonesia di Suriah, Wajid Fauzi didesak: mengapa tidak segera bikin pernyataan...
Oleh: Dahlan Iskan Indonesia tidak pernah tutup. Segawat apa pun keadaan di Suriah kedutaan besar kita tetap buka di sana. Termasuk saat-saat genting pada peralihan kekuasaan...
Oleh: Dahlan Iskan Saya mendekati seorang ibu dengan anak remaja putrinyi. "Bolehkah berfoto bersama?" tanya saya sesopan mungkin. "Boleh," jawab sang ibu. Si ibu...