IKNPOS.ID – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas, menyatakan bahwa rencana kepindahan aparatur sipil negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur masih menunggu penyelesaian infrastruktur digital yang memadai.
Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur tersebut sebelum memutuskan untuk memindahkan ASN.
“Presiden Jokowi menginginkan agar infrastruktur digital di IKN selesai terlebih dahulu sebelum kepindahan ASN dilaksanakan,” ujar Azwar Anas dalam pernyataannya di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu 4 September 2024.
Azwar Anas menegaskan, bahwa kepindahan ASN bukan sekadar perpindahan lokasi kantor, melainkan juga mencakup perubahan dalam budaya digital.
“Oleh karena itu, persiapan tidak hanya terbatas pada pembangunan fisik, tetapi juga integrasi teknologi dan sistem kerja yang mendukung transformasi digital di lingkungan pemerintahan, ujarnya.
Meski rumah susun untuk ASN sudah siap untuk ditempati secara bertahap, Azwar menekankan bahwa kepindahan tersebut hanya akan dilakukan setelah kesiapan perkantoran dan sistem digital terjamin.
“Arahan Presiden adalah menunggu kesiapan perkantoran dan sistem digital sebelum memulai kepindahan ASN,” tambahnya.
Saat ditanya mengenai penundaan jadwal kepindahan ASN yang sebelumnya direncanakan pada September, Azwar menjelaskan bahwa keputusan tersebut bergantung pada kesiapan hunian dan perkantoran yang masih dalam tahap penyelesaian.
Presiden Jokowi juga menegaskan bahwa ia akan menunggu hingga Bandara di IKN siap digunakan sebelum memutuskan untuk pindah dan berkantor di sana.
“Kami masih menunggu penyelesaian bandara dan berbagai infrastruktur lainnya. Ada keterlambatan karena faktor cuaca, sehingga beberapa proyek belum selesai,” jelasnya.
Sebelumnya, Presiden Jokowi telah menyatakan bahwa rencana kepindahan ASN pada bulan September tidak akan dipaksakan jika persiapan di lapangan belum selesai.
“Kita akan menyesuaikan dengan kondisi di lapangan, terutama terkait kesiapan rumah susun untuk ASN,” ujar Presiden Jokowi pada Agustus lalu.