IKNPOS.ID – Memperingati Hari Asuransi Nasional, PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau Asuransi Jasindo memperkuat perannya dalam mendukung pengelolaan risiko usaha, melindungi aset produktif, dan menjaga keberlangsungan sektor strategis nasional. Memasuki usia ke-53 tahun, perusahaan terus mendorong transformasi agar perlindungan asuransi semakin relevan dengan kebutuhan nasabah dan dinamika risiko bisnis.
Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema Widayana, mengatakan pengalaman selama lebih dari lima dekade menjadi fondasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kapabilitas dalam memahami risiko dan menyesuaikan pendekatan perlindungan dengan karakteristik setiap sektor.
“Pengalaman panjang memberikan pemahaman mengenai beragam risiko yang dihadapi dunia usaha. Pengalaman tersebut menjadi modal bagi kami untuk terus memperkuat kapabilitas, mengembangkan layanan, dan memastikan perlindungan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan serta karakteristik risiko nasabah,” ujar Brellian.
Menurutnya, peran perusahaan asuransi perlu berkembang seiring dengan semakin kompleksnya risiko yang dihadapi dunia usaha. Asuransi Jasindo karena itu mendorong pendekatan yang tidak hanya berfokus pada penyediaan perlindungan finansial, tetapi juga pada pengelolaan risiko secara lebih menyeluruh.
“Bagi kami, transformasi harus menghasilkan manfaat yang nyata. Kami ingin memperkuat peran sebagai Risk Management Partner yang membantu nasabah mengidentifikasi, memahami, memitigasi, dan mengelola risiko. Dengan pendekatan tersebut, perlindungan asuransi dapat menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan bisnis, bukan hanya ketika risiko terjadi, tetapi juga dalam mempersiapkan diri menghadapi berbagai ketidakpastian,” katanya.
Penguatan kapabilitas tersebut menjadi bagian dari upaya Asuransi Jasindo untuk meningkatkan kualitas layanan, memperkuat kinerja, dan membangun kolaborasi yang memberikan nilai tambah bagi nasabah maupun pemangku kepentingan. Pemahaman terhadap karakteristik risiko di berbagai sektor juga menjadi landasan untuk menyesuaikan perlindungan dengan kebutuhan usaha dan eksposur risiko yang dihadapi.