IKNPOS.ID – PLN Electricity Services (PLN ES) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung transformasi sektor pertambangan menuju green mining melalui peresmian infrastuktur kelistrikan yang dibangun untuk mendukung operasional PT Swarnadwipa Dermaga Jaya (PT SDJ) di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan. Peresmian yang dilaksanakan pada Kamis (20/8) ini menandai babak baru elektrifikasi sektor pelabuhan dan logistik batu bara yang selaras dengan implementasi green mining, sekaligus menjadi bukti nyata komitmen PLN ES sebagai mitra strategis penyedia solusi kelistrikan end-to-end bagi industri.
Sebagai penyedia layanan kelistrikan terintegrasi, PLN ES membangun infrastruktur tegangan menengah (TM) berupa gardu distribusi, jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) double feeder sepanjang 36 kilometer sirkit, gardu instalasi pelanggan yang terdiri atas gardu area crusher dengan transformator 6 MVA, gardu Jetty 1 dan gardu Jetty 2 masing-masing dengan transformator 3 MVA, pemasangan Automatic Voltage Regulator (AVR) berkapasitas 15 MVA untuk menjaga kualitas tegangan, hingga instalasi Saluran Kabel Tegangan Rendah (SKTR) dan penerangan jalan umum (PJU). Penyaluran daya sebesar 11 MVA ini dilaksanakan oleh PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (S2JB).
Dengan beralihnya PT SDJ menggunakan pasokan listrik PLN melalui infrastruktur yang dibangun PLN ES, perusahaan yang bergerak di sektor logistik dan kepelabuhanan batu bara ini diproyeksikan mampu menghemat biaya operasional hingga 78 persen, sekaligus meningkatkan keandalan operasional mulai dari kegiatan bongkar muat, pengoperasian peralatan berat, hingga penunjang aktivitas logistik lainnya.
Direktur Perencanaan dan Bisnis Inovatif PLN Electricity Services, Robert Aprianto Purba, mengatakan bahwa peresmian instalasi kelistrikan ini merupakan hasil kerja sama yang telah terjalin baik antara PLN ES dan PT SDJ dalam mendukung kelancaran operasional perusahaan di wilayah kerjanya.