IKNPOS.ID – Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), Nixon LP Napitupulu, menegaskan komitmen penuh BTN untuk hadir sebagai mitra strategis utama Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam mengawal pertumbuhan ekonomi yang melesat, mendigitalisasi layanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Nixon dalam kunjungan kerja resminya di Maluku Utara pada Selasa, 28 Juli 2026. Kehadiran pimpinan puncak BTN beserta rombongan disambut langsung oleh jajaran pimpinan Pemprov Maluku Utara, yang dipimpin oleh Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe.
Nixon menyoroti capaian pertumbuhan ekonomi Maluku Utara yang berkembang pesat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia melalui hilirisasi industri dan investasi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Maluku Utara pada Triwulan I Tahun 2026 tercatat tumbuh sebesar 19,64% secara year-on-year (yoy), berada jauh di atas rata-rata nasional. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh sektor industri pengolahan yang melonjak hingga 37,09% serta peningkatan investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 17,57%.
Capaian tersebut merupakan kelanjutan dari rekor tahun 2025, di mana Maluku Utara mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia yang mencapai 34,17%, dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku sebesar Rp133,6 triliun dan PDRB per kapita sekitar Rp97 juta. Seluruh momentum luar biasa ini didukung oleh kekayaan potensi daerah seperti hilirisasi nikel, pertambangan emas dan tembaga, perikanan, perkebunan rempah, pariwisata bahari, hingga energi terbarukan yang menjadikan Maluku Utara sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur.
“Maluku Utara adalah lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional. Pertumbuhan ekonomi pada Triwulan I Tahun 2026 yang mencapai 19,64% (yoy) serta rekor pertumbuhan tertinggi di Indonesia pada tahun 2025 sebesar 34,17% membuktikan bahwa daerah ini memiliki potensi luar biasa melalui hilirisasi industri, pertambangan, perikanan, hingga pariwisata,” ujar Nixon.