IKNPOS.ID – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memperkuat dukungan terhadap pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) untuk menembus pasar internasional melalui fitur Fast Trex Xpora.
Layanan ini menghadirkan solusi pembiayaan dan layanan terintegrasi guna mendorong UKM naik kelas menjadi eksportir.
Direktur Commercial Banking BNI Muhammad Iqbal mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari strategi perseroan dalam memperluas basis eksportir nasional.
“Melalui Fast Trex Xpora, BNI memberikan akses pembiayaan yang mudah dan terintegrasi bagi pelaku usaha yang ingin memperluas pasar hingga ke luar negeri,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Layanan ini dapat diakses dengan mendatangi langsung Kantor Cabang BNI terdekat. Melalui fitur ini, pelaku usaha dapat mengakses fasilitas pembiayaan dengan skema kredit modal kerja (KMK) berupa plafond transaksional, pre financing, hingga post financing.
Selain itu, BNI menawarkan suku bunga yang kompetitif serta fleksibilitas agunan, baik berupa aset tetap (fixed asset) maupun cash collateral yang dilengkapi perlindungan asuransi.
Keunggulan utama dari program ini adalah keringanan kolateral hingga 50% dari nilai pengajuan pinjaman. Hal ini belum dimiliki oleh perbankan lain yang juga memiliki program pembiayaan ekspor.
Tidak hanya dari sisi pembiayaan, Fast Trex Xpora juga dilengkapi berbagai layanan pendukung dalam satu ekosistem, seperti diskon tarif transaksi luar negeri, fasilitas forex line, layanan cash management melalui BNIdirect, hingga pembukaan rekening giro dan Taplus Bisnis.
BNI juga memfasilitasi kegiatan business matching dan business pitching untuk memperluas akses pasar pelaku usaha.
Iqbal menambahkan, layanan ini terbuka bagi pelaku usaha yang telah berjalan minimal dua tahun, baik eksportir langsung maupun tidak langsung, dengan potensi untuk meningkatkan skala bisnis melalui penetrasi pasar global.
Dari sisi persyaratan, pelaku usaha perlu melengkapi dokumen seperti legalitas usaha, identitas pengurus dan pemegang saham, NPWP, laporan keuangan, hingga mutasi rekening koran dalam satu tahun terakhir, serta dokumen agunan yang relevan.