Home News PPU-IKN Segera Tersambung! Jembatan Sungai Riko Senilai Rp1,2 Triliun Jadi Kunci Ekonomi Baru Kalimantan Timur
News

PPU-IKN Segera Tersambung! Jembatan Sungai Riko Senilai Rp1,2 Triliun Jadi Kunci Ekonomi Baru Kalimantan Timur

Share
PPU-IKN Segera Tersambung! Jembatan Sungai Riko Senilai Rp1,2 Triliun Jadi Kunci Ekonomi Baru Kalimantan Timur
PPU-IKN Segera Tersambung! Jembatan Sungai Riko Senilai Rp1,2 Triliun Jadi Kunci Ekonomi Baru Kalimantan Timur
Share

IKNPOS.ID – Pembangunan infrastruktur penghubung antara wilayah penyangga dan Ibu Kota Nusantara (IKN) memasuki babak baru.

Proyek Jembatan Sungai Riko yang berlokasi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur, diperkirakan akan menelan investasi fantastis mencapai Rp1,2 triliun.

Jembatan ini diproyeksikan menjadi urat nadi utama yang memperkokoh konektivitas antarwilayah di sekitar ibu kota baru.

Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor, menegaskan bahwa keberadaan jembatan ini bukan sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan mendesak untuk mendukung efisiensi logistik dan pergerakan masyarakat menuju kawasan inti IKN.

“Kesiapan infrastruktur sangat penting dan strategis dalam mendukung kawasan IKN. Jembatan ini akan menjadi jembatan pendekat utama dari Pulau Balang menuju pusat pemerintahan baru,” kata Bupati PPU Mudyat Noor.

Secara teknis, Jembatan Sungai Riko dirancang untuk menaklukkan kondisi geografis Kalimantan yang menantang.

Berdasarkan dokumen perencanaan terbaru, jembatan ini akan memiliki bentang utama sepanjang 500 meter.

Tak hanya itu, mengingat lokasi pembangunan didominasi oleh lahan rawa, pemerintah juga akan membangun jembatan pendekat (approach bridge) sepanjang kurang lebih satu kilometer.

Struktur ini dirancang untuk memastikan keamanan dan daya tahan bangunan dalam jangka panjang, sekaligus mempermudah akses melintasi Kelurahan Pantai Lango, Gersik, Jenebora, hingga wilayah industri Buluminung.

Tahap Lelang DED dan Dukungan Anggaran Pusat

Meskipun Pemerintah Kabupaten PPU telah menyiapkan dana rintisan sebagai komitmen awal, pembiayaan skala besar ini tetap mengandalkan kolaborasi lintas sektor.

Saat ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah mengucurkan anggaran sekitar Rp8 miliar untuk proses evaluasi.

Beberapa poin penting terkait progres terkini meliputi:

  • Evaluasi Teknis: Proses review dokumen Detail Engineering Design (DED) dan Feasibility Study (FS) kini sudah memasuki tahap lelang.
  • Target Rampung: Evaluasi dokumen ditargetkan selesai dalam waktu sembilan bulan, atau sebelum akhir tahun 2026.
  • Sinergi Pemerintah: Hasil evaluasi DED akan segera diajukan ke Pemerintah Pusat (Kementerian PUPR) untuk mengamankan anggaran konstruksi sebesar Rp1,2 triliun tersebut.

Membuka Gerbang Industri Buluminung

Kehadiran Jembatan Sungai Riko dipercaya akan memicu ledakan ekonomi di wilayah Penajam. Jalur ini akan langsung terintegrasi dengan Kawasan Peruntukan Industri Buluminung dan Pelabuhan Benuo Taka.

Share