IKNPOS.ID – Universitas Gunadarma resmi menjadi kampus pertama yang akan menyelenggarakan kegiatan perkuliahan di kawasan tersebut mulai September 2026.
Langkah ini menandai tonggak penting dalam pengembangan ekosistem pendidikan tinggi di Ibu Kota Nusantara.
Tak hanya sekadar membuka kelas, kehadiran Gunadarma juga menjadi simbol dimulainya kehidupan akademik di ibu kota baru Indonesia.
Rektor Gunadarma, E. S. Margianti, memastikan bahwa kuliah perdana akan dimulai pada 28 September 2026, begitu seluruh perizinan rampung.
Kampus Sudah Berdiri, Siap Digunakan
Secara fisik, pembangunan kampus sudah menunjukkan progres nyata. Gedung pertama dengan tujuh lantai telah berdiri di kawasan strategis IKN.
Lokasi kampus ini berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), yang memang dirancang sebagai pusat aktivitas utama di ibu kota baru. Selain itu, pengembangan juga dilakukan di wilayah lain, yakni Desa Giri Mukti, Penajam Paser Utara.
Ke depan, kampus ini akan berkembang menjadi tiga tower utama, menyesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa yang terus meningkat.8 Jurusan Prioritas Disiapkan
Pada tahap awal, Gunadarma akan membuka delapan program studi jenjang S1 yang disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan IKN, yaitu:
- Teknik Sipil
- Arsitektur
- Informatika
- Sistem Informasi
- Ilmu Komunikasi
- Psikologi
- Akuntansi
- Manajemen
Jurusan-jurusan ini dipilih bukan tanpa alasan. Fokusnya adalah mencetak talenta yang siap mendukung pembangunan fisik, digital, hingga sosial di IKN.
Menariknya, aktivitas akademik sebenarnya sudah dimulai sejak tahun sebelumnya melalui konsep smart classroom.
Dalam tahap soft launching, perkuliahan dilakukan secara daring dan terhubung ke berbagai lokasi, bahkan hingga ke luar negeri seperti Prancis. Ini menunjukkan kesiapan Gunadarma dalam mengintegrasikan teknologi dalam sistem pendidikan modern.
Kehadiran kampus ini juga mendapat dukungan penuh dari Basuki Hadimuljono selaku Kepala Otorita IKN.
Ia menyambut baik langkah Gunadarma yang berani menjadi pelopor pendidikan tinggi di kawasan tersebut. Menurutnya, kehadiran kampus sangat penting untuk menciptakan ekosistem kota yang hidup dan berkelanjutan.