IKNPOS.ID – Informasi menyesatkan terkait penerimaan pegawai di Ibu Kota Nusantara (IKN) kini tengah merajalela di jagat maya.
Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara OIKN, Troy Pantouw, secara tegas menyatakan seluruh informasi lowongan kerja yang beredar di luar kanal resmi adalah tidak benar atau hoaks.
Masyarakat diingatkan untuk tidak terjebak oleh narasi manis yang menjanjikan posisi di proyek strategis nasional tersebut.
Saat ini, Otorita IKN sedang tidak melakukan proses rekrutmen dalam bentuk apa pun. Segala bentuk poster, pesan berantai, hingga tautan pendaftaran bodong yang beredar di media sosial berada di luar tanggung jawab instansi dan berpotensi menjadi modus pencurian data pribadi.
“Kami mengimbau pihak-pihak yang memanipulasi informasi, menyebarkan hoaks dengan mencatut logo, lambang, hingga foto bangunan dan pejabat OIKN untuk segera menghentikan dan menurunkan konten palsu tersebut,” tegas Troy Pantouw.
Gunakan Atribut Resmi untuk Kelabui Korban
Para oknum penipu kini semakin lihai dalam meyakinkan korbannya. Mereka menggunakan atribut visual resmi IKN untuk memberikan kesan kredibel pada pengumuman palsu mereka.
Berikut beberapa poin krusial yang harus dicermati agar tidak menjadi korban:
- Manipulasi Visual: Penggunaan logo resmi OIKN, foto infrastruktur IKN, hingga foto wajah pejabat OIKN secara ilegal.
- Kontak Tidak Resmi: Penipu sering menggunakan nomor WhatsApp pribadi atau email gratisan (Gmail/Yahoo), bukan domain korporat resmi.
- Pungutan Biaya: OIKN menegaskan proses rekrutmen resmi tidak pernah memungut biaya satu rupiah pun kepada pelamar.
- Pencurian Data: Hindari mengisi formulir atau data pribadi pada situs yang tidak memiliki domain resmi ikn.go.id.
Cara Verifikasi & Jalur Pengaduan Resmi OIKN
Otorita IKN meminta publik untuk selalu melakukan verifikasi ulang sebelum mempercayai informasi yang sensitif.
Keamanan digital adalah prioritas utama di tengah masifnya penyebaran berita palsu mengenai pembangunan ibu kota baru.