IKNPOS.ID – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan masa kerja ribuan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang dijalankan pemerintah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKD Kaltim, Yuli Fitriyanti, menyampaikan bahwa pemerintah provinsi tetap berupaya mempertahankan para PPPK agar dapat terus bekerja sesuai kontrak yang berlaku.
“Pesan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud berupaya mempertahankan PPPK yang ada dan memastikan mereka tetap bekerja maksimal sesuai kontrak maupun kinerja,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKD Provinsi Kalimantan Timur Yuli Fitriyanti di Samarinda, Jumat 3 April 2026.
Pernyataan tersebut sekaligus menjawab kekhawatiran publik terkait kemungkinan adanya pengurangan tenaga honorer atau pemangkasan pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Sebagai langkah konkret, BKD Kaltim telah mengajukan rekomendasi perpanjangan masa kerja untuk 1.170 PPPK kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN). Para pegawai ini merupakan mereka yang masa kontraknya akan segera berakhir dalam waktu dekat.
Yuli menjelaskan bahwa proses perpanjangan masa kerja PPPK mengikuti ketentuan yang berlaku secara nasional, yakni melalui siklus pembaruan setiap lima tahun.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa jaminan keberlanjutan kerja tersebut tetap memiliki batasan. Pegawai yang terbukti melakukan pelanggaran disiplin berat berpotensi kehilangan kontrak kerja, termasuk mereka yang telah mencapai usia pensiun.
Di sisi lain, komposisi sumber daya manusia di lingkungan Pemprov Kaltim saat ini didominasi oleh PPPK. Jumlahnya tercatat mencapai 11.881 orang, melampaui jumlah pegawai negeri sipil (PNS) yang berada di kisaran 9.000 orang.
“Apabila komposisi tersebut dirinci lebih jauh, sebagian besar formasi disandang oleh para tenaga pendidik dan tenaga kesehatan,” papar Yuli.
Pemerintah provinsi juga tengah memprioritaskan perpanjangan kontrak bagi PPPK angkatan 2022, yang masa kerjanya dijadwalkan berakhir pada tahun mendatang.