IKNPOS.ID – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) memperkuat layanan kesehatan di daerah dengan mendukung pengembangan fasilitas jantung di RSUD Ratu Aji Putri Botung, Kalimantan Timur.
Dukungan ini memungkinkan rumah sakit tersebut segera menghadirkan layanan operasi pemasangan ring atau cincin jantung, sehingga masyarakat tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah.
Direktur RSUD Ratu Aji Putri Botung, Lukasiwan Eddy Saputro, mengatakan bantuan dari Kemenkes diberikan untuk meningkatkan layanan kesehatan pada 2026.
Anggaran sekitar Rp46 miliar dialokasikan untuk pengadaan alat kesehatan penting, seperti:
- CT Scan (Computer Tomography)
- Cathlab (Catheterization Laboratory)
Kedua alat tersebut menjadi komponen utama dalam penanganan penyakit jantung, termasuk prosedur pemasangan ring jantung.
Dengan terpenuhinya fasilitas medis pada 2026, RSUD Ratu Aji Putri Botung ditargetkan mulai melayani operasi pemasangan ring jantung pada awal 2027.
“Jika semua alat sudah tersedia, masyarakat Penajam Paser Utara bisa mendapatkan layanan jantung tanpa harus dirujuk ke luar daerah,” ujar Lukasiwan.
Penguatan layanan jantung ini juga menjadi bagian penting dalam mendukung kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Sebagai daerah penyangga ibu kota baru, Penajam Paser Utara membutuhkan fasilitas kesehatan yang memadai, termasuk layanan spesialis jantung.
Selain pengadaan alat kesehatan, Kemenkes juga mengalokasikan dana sekitar Rp5,8 miliar melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2025 untuk pembangunan gedung layanan jantung.
Rinciannya:
- 2025: pembangunan gedung layanan jantung
- 2026: pengadaan alat kesehatan pendukung
Tak hanya itu, tenaga medis juga dipersiapkan. Dokter spesialis jantung RSUD tersebut telah menjalani pendidikan lanjutan di RSUP Dr Sardjito untuk meningkatkan kompetensi.