IKNPOSD.ID – Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus memacu pembangunan infrastruktur dasarnya, dan kali ini giliran sektor air minum yang mendapat perhatian serius. Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, baru saja menetapkan target ambisius untuk melakukan pemasangan sekitar 6.000 sambungan air bersih baru. Langkah ini bertujuan untuk memastikan warga di Kecamatan Sepaku, yang kini menjadi jantung pertumbuhan IKN, tidak lagi kesulitan mendapatkan akses air layak konsumsi.
Proyek besar ini mengandalkan teknologi instalasi pengolahan air (water treatment plant/WTP) dengan kapasitas 50 liter per detik. Fokus utamanya tidak hanya menyasar pemukiman warga, tetapi juga memenuhi kebutuhan vital bagi kompleks perkantoran yang terus tumbuh subur di wilayah IKN. Bagi Anda yang tinggal atau berencana berinvestasi di Sepaku, informasi ini merupakan kabar segar yang menjamin kenyamanan hidup di ibu kota masa depan.
Kolaborasi Strategis Kementerian PU dan Pemerintah Daerah
Kesuksesan target ini tidak lepas dari campur tangan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Kementerian PU telah merampungkan pembangunan instalasi pengolahan air kapasitas 50 liter per detik tersebut di kawasan intake Sungai Telake, Sepaku. Menariknya, lokasi ini bersandingan langsung dengan instalasi pengolahan air raksasa berkapasitas 300 liter per detik yang menjadi tulang punggung penyediaan air bersih utama IKN.
Setelah pembangunan selesai, Kementerian PU secara resmi menghibahkan instalasi tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara. Kini, tanggung jawab pengelolaan operasional berada di bawah kendali Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka. Hingga saat ini, instalasi tersebut sudah mulai beroperasi dan melayani sekitar 400 sambungan air bersih di wilayah Sepaku.
Direktur Perumda Air Minum Danum Taka, Abdul Rasyid, menekankan bahwa perluasan ini merupakan langkah konkret untuk mengimbangi pesatnya perkembangan IKN.
“Perluasan cakupan layanan air bersih, sekaligus melayani kebutuhan air bersih perkantoran di kawasan IKN,” ujar Abdul Rasyid saat memberikan keterangan resminya di Penajam pada Selasa (24/3/2026).
Tantangan Infrastruktur: Butuh Jaringan Pipa 60 Kilometer
Meskipun sumber air dan unit pengolahan sudah tersedia, jalan menuju target 6.000 sambungan pelanggan baru masih menghadapi tantangan teknis. Perumda Air Minum Danum Taka mengidentifikasi adanya kebutuhan mendesak untuk pembangunan jaringan pipa distribusi di beberapa kelurahan dan desa yang tersebar di Kecamatan Sepaku.