Home Kesehatan Capaian Nasional Tinggi, Tapi Campak Masih Mengintai di Daerah Ini!
Kesehatan

Capaian Nasional Tinggi, Tapi Campak Masih Mengintai di Daerah Ini!

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kembali menegaskan bahwa imunisasi campak-rubella (MR) merupakan cara paling efektif untuk mencegah penyebaran campak di Tanah Air.

Share
kasus campak Pamekasan
Kasus suspek campak di Pamekasan mencapai 520 orang per 10 September 2025, mayoritas anak belum imunisasi. Dinkes lakukan deteksi dini, edukasi, dan surveilans ketat.Foto: ANT
Share

IKNPOS.ID – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kembali menegaskan bahwa imunisasi campak-rubella (MR) merupakan cara paling efektif untuk mencegah penyebaran campak di Tanah Air. Pemerintah menekankan pentingnya cakupan vaksinasi yang tidak hanya tinggi secara nasional, tetapi juga merata hingga tingkat desa agar rantai penularan benar-benar terputus.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Andi Saguni, menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong peningkatan capaian imunisasi melalui program rutin, imunisasi kejar, serta pemberian vaksin tambahan di wilayah berisiko. Ia menekankan bahwa keberhasilan pengendalian campak tidak cukup dilihat dari angka nasional semata, melainkan dari pemerataan di seluruh daerah.

“Pencegahan campak sangat bergantung pada imunisasi yang lengkap dan merata. Ketika cakupan tinggi dan tidak ada wilayah yang tertinggal, rantai penularan bisa dihentikan,” tegas Andi di Jakarta, Kamis, 26 Februari 2026.

Meski tren imunisasi menunjukkan perbaikan, masih terdapat sejumlah wilayah dengan partisipasi rendah. Daerah-daerah tersebut dinilai berpotensi menjadi kantong penularan yang dapat memicu kejadian luar biasa (KLB). Karena itu, Kemenkes memperkuat pelacakan anak yang belum menerima vaksin serta meningkatkan koordinasi dengan puskesmas dan pemerintah daerah.

Sementara itu, Konsultan Penyakit Infeksi dan Tropik Anak dari RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Mulya Rahma Karyanti, mengingatkan agar data imunisasi dianalisis hingga level paling bawah. Menurutnya, capaian nasional yang tinggi belum tentu menjamin perlindungan merata di lapangan.

“Secara nasional capaian imunisasi MR sudah melampaui target, tetapi kasus campak masih bisa terjadi jika ada desa atau wilayah tertentu yang cakupannya rendah. Kantong-kantong inilah yang harus menjadi fokus pencegahan,” jelasnya.

Selain vaksinasi, pemerintah juga memperkuat edukasi perilaku hidup bersih dan sehat, deteksi dini gejala, serta respons cepat dari fasilitas kesehatan. Dengan kombinasi imunisasi yang merata dan peningkatan kesadaran masyarakat, pemerintah optimistis penyebaran campak dapat ditekan sehingga anak-anak Indonesia terlindungi secara menyeluruh.

Share
Related Articles
dr. David H. Christian
Kesehatan

Warga Kaltim Harus Tahu! Varises Bukan Sekadar Masalah Kaki, Ini Bahaya Nyatanya 

IKNPOS.ID - Varises sering kali dianggap remeh oleh masyarakat Kalimantan Timur sekadar...

Otorita IKN Bentuk Kader Kesehatan Khusus Demi Perang Melawan Malaria & DBD
Kesehatan

Otorita IKN Bentuk Kader Kesehatan Khusus Demi Perang Melawan Malaria & DBD

IKNPOS.ID - Ibu Kota Nusantara (IKN) kini tengah melancarkan operasi besar-besaran. Bukan...

Kesehatan

RSUD Ratu Aji Putri Botung Siap Layani Pasang Ring Jantung, Didukung Rp46 M dari Kemenkes

IKNPOS.ID - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) memperkuat layanan kesehatan di daerah...