IKNPOS.ID – Lewis Hamilton menepis kabar mengenai kemungkinan pensiun menjelang musim Formula 1.
Setelah menjalani debut yang sulit bersama Ferrari pada 2025, juara dunia tujuh kali ini menunjukkan tekad kuat untuk melanjutkan kariernya di lintasan balap.
Masa Sulit Bersama Ferrari
Perpindahan Hamilton dari Mercedes ke Ferrari pada musim sebelumnya membawa tantangan besar.
Banyak penggemar dan pengamat mempertanyakan apakah Hamilton akan memutuskan untuk pensiun setelah musim yang mengecewakan.
Ia sempat membuat komentar kritis tentang performanya sendiri, yang menimbulkan spekulasi mengenai masa depannya di F1.
Semangat Baru di Musim 2026
Melalui akun Instagramnya, Hamilton menegaskan bahwa ia “tidak ke mana-mana” dan siap menjalani musim kedua bersama Ferrari.
Ia menekankan rasa terima kasihnya kepada tim yang bekerja keras di pabrik, menggarap setiap detail mobil dari awal hingga siap diuji di lintasan. Hamilton menulis, “Itu adalah bagian paling menarik dari pekerjaan ini bagi saya.
Segalanya dibangun dari nol, dirancang dan didesain ulang berkali-kali. Dan hanya beberapa dari kita yang bisa menguji mesin ini.”
Kepada penggemarnya, Hamilton menegaskan bahwa ia telah “re-set dan re-energised” untuk menghadapi musim baru, dimulai dengan Australian Grand Prix pada 8 Maret.
Ia menambahkan, “Saya sangat mencintai pekerjaan ini, bekerja dengan tim saya, dan membalap untuk para penggemar. Saya beruntung bisa melakukan ini, dan saya bersemangat untuk musim yang akan datang.”
Ferrari Tunjukkan Kesiapan
Ferrari sendiri menutup uji coba pra-musim di Bahrain dengan hasil positif, di mana Charles Leclerc mencatat waktu tercepat.
Inovasi baru dan persiapan matang tim membuat Hamilton yakin bahwa musim ini akan penuh tantangan, tetapi juga peluang besar untuk bersaing di level tertinggi.
Kesimpulan
Lewis Hamilton membuktikan bahwa meski menghadapi masa sulit bersama tim baru, tekad dan semangatnya tetap utuh.
Pernyataannya menegaskan pentingnya motivasi pribadi, dukungan tim, dan interaksi dengan penggemar dalam menjaga performa atletik di tingkat elit.
Dengan kombinasi pengalaman, motivasi, dan dukungan Ferrari, Hamilton diproyeksikan tetap menjadi salah satu pesaing utama di Formula 1.
Referensi:







