IKNPOS.ID – Perjalanan karier Vinicius Junior bersama Real Madrid tidak hanya diwarnai gol-gol spektakuler dan trofi bergengsi. Dalam delapan tahun terakhir, pemain asal Brasil itu juga berulang kali menjadi sorotan karena dugaan tindakan rasisme yang ditujukan kepadanya di berbagai stadion Spanyol maupun kompetisi Eropa.
Sepak bola seharusnya merayakan bakat dan kreativitas. Namun, dalam sejumlah momen, perbincangan justru bergeser dari performa di lapangan ke isu diskriminasi rasial. Hingga kini, tercatat ada 20 insiden dugaan rasisme yang menimpa sang winger selama membela klub raksasa ibu kota Spanyol tersebut.
Rentetan Insiden di Berbagai Stadion
Kasus-kasus dugaan rasisme terhadap Vinicius tersebar di berbagai kota di Spanyol. Beberapa insiden terjadi dalam pertandingan kompetisi domestik, termasuk di ajang La Liga. Dalam sejumlah laga tandang, terdengar laporan tentang nyanyian bernada rasial, ejekan, hingga gestur yang dianggap merendahkan.
Salah satu momen yang paling menyita perhatian terjadi di Stadion Mestalla, markas Valencia CF. Dalam pertandingan tersebut, Vinicius terlihat menunjuk ke arah tribun dan melaporkan dugaan ejekan rasis kepada wasit. Peristiwa itu memicu penghentian sementara pertandingan dan membuka babak baru dalam penanganan kasus rasisme di sepak bola Spanyol.
Tidak hanya di stadion, dugaan serangan rasial juga muncul di media sosial. Aparat penegak hukum Spanyol beberapa kali mengumumkan penangkapan individu yang diduga menyebarkan ujaran kebencian terhadap pemain tersebut.
Respons Klub dan Otoritas Sepak Bola
Pihak Real Madrid secara konsisten menyatakan dukungan penuh terhadap Vinicius. Klub mengeluarkan pernyataan resmi yang mengecam segala bentuk diskriminasi dan menyerukan tindakan tegas terhadap pelaku.
Sementara itu, La Liga menyatakan telah melaporkan berbagai insiden kepada otoritas hukum. Dalam beberapa kasus, pengadilan menjatuhkan hukuman kepada pelaku, termasuk denda dan larangan memasuki stadion. Putusan-putusan ini disebut sebagai langkah penting dalam menciptakan preseden hukum terhadap tindak rasisme di sepak bola Spanyol.
Dalam salah satu pernyataannya setelah adanya vonis terhadap pelaku di Valencia, Vinicius menegaskan bahwa perjuangannya bukan semata untuk dirinya sendiri. Ia menyampaikan bahwa hukuman tersebut menjadi simbol bagi semua korban diskriminasi rasial. Pesan itu memperkuat posisinya sebagai figur yang vokal dalam melawan rasisme di dunia olahraga.







