IKNPOS.ID – Sejumlah fasilitas kesehatan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN) dipastikan siap melayani aparatur sipil negara (ASN) yang mulai bertugas di ibu kota baru Indonesia.
Kesiapan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan pelayanan dasar tetap optimal seiring perpindahan pusat pemerintahan secara bertahap sepanjang 2026.
Direktur Pelayanan Dasar Otorita IKN, Suwito, menegaskan bahwa sektor kesehatan menjadi prioritas utama dalam pembangunan layanan publik di kawasan inti tersebut.
“Pelayanan dasar wajib dipenuhi negara menjadi fokus kesiapan, khususnya di KIPP,” ujarnya
Seperti diketahui, sebanyak 16 kementerian dan lembaga negara dijadwalkan mulai melakukan aktivitas rutin di KIPP IKN yang berada di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara.
Kehadiran ribuan ASN inilah yang mendorong percepatan kesiapan fasilitas kesehatan, baik dari sisi infrastruktur maupun layanan jaminan sosial.
Suwito memastikan, layanan kesehatan dan perlindungan sosial tidak hanya diperuntukkan bagi ASN, tetapi juga masyarakat umum yang bermukim di kawasan IKN.
“Pelayanan kesehatan dan jaminan sosial di IKN sudah siap untuk ASN dan masyarakat,” tegasnya.
Saat ini, terdapat empat rumah sakit yang telah dibangun di kawasan KIPP. Dari jumlah tersebut, tiga rumah sakit sudah beroperasi dan aktif melayani pasien.
Tiga rumah sakit yang telah beroperasi tersebut meliputi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Kementerian Kesehatan, Rumah Sakit Mayapada Nusantara, serta Rumah Sakit Hermina Nusantara. Sementara satu rumah sakit lainnya masih dalam tahap penyelesaian dan persiapan operasional.
Dari sisi kapasitas, ketersediaan tempat tidur rumah sakit di IKN juga diklaim sudah sangat memadai. Bahkan, jumlahnya telah melampaui standar nasional.
“Ketersediaan tempat tidur di IKN mencapai dua hingga tiga tempat tidur per seribu penduduk, melampaui standar nasional minimal satu tempat tidur per seribu penduduk,” jelas Suwito.
Tak hanya layanan medis, dukungan jaminan kesehatan juga telah disiapkan. Layanan BPJS Kesehatan saat ini sudah dapat diakses di Rumah Sakit Hermina Nusantara dan Rumah Sakit Mayapada Nusantara.
Dengan begitu, ASN maupun masyarakat peserta JKN bisa langsung memperoleh layanan tanpa harus keluar kawasan IKN.
Selain itu, perlindungan tenaga kerja juga menjadi perhatian. Layanan BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek), khususnya untuk jaminan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, telah tersedia dan bisa diakses di wilayah KIPP IKN.
Upaya menjaga kesehatan di ibu kota baru tidak hanya berfokus pada layanan kuratif, tetapi juga preventif. Otorita IKN turut menjalankan berbagai strategi pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah pengendalian populasi nyamuk melalui penaburan ikan di embung dan kolam retensi. Ikan tersebut berfungsi sebagai predator alami jentik nyamuk guna menekan risiko penyakit seperti demam berdarah.
Selain itu, edukasi kesehatan kepada masyarakat dan ASN juga terus digencarkan. Program ini mencakup sosialisasi pola hidup bersih dan sehat, pengelolaan sanitasi lingkungan, hingga pencegahan penyakit menular.
Langkah komprehensif ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem hunian dan kerja yang sehat di IKN, seiring meningkatnya jumlah penduduk dan aktivitas pemerintahan.