IKNPOS.ID – Untuk menyambut aktivitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur (Kaltim), Otorita IKN (OIKN) menyiapkan jalan akses utama Kawasan Inti Pusat Pemerintah (KIPP) IKN.
“Infrastruktur jalan utama penghubung bagian penting ekosistem pemerintahan baru yang terintegrasi dan berkelanjutan,” ujar Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik OIKN, Troy Pantouw, Kamis, 12 Februari 2026, dikutip Antara.
Ia menjelaskan, dengan mulai difungsikan jalan akses utama, pergerakan pegawai di kawasan IKN menjadi lebih efisien karena dapat menggunakan jalur internal KIPP tanpa harus melalui jalan nasional Sepaku Raya.
OIKN juga memastikan kesiapan infrastruktur dasar terus dipacu, seiring penyediaan pelayanan dasar bagi ASN dan keluarga yang akan bermukim di IKN.
Akses ASN di KIPP IKN Dipermudah#
Akses jalan utama di KIPP IKN yang telah mulai dioperasikan, yakni ruas Precinct Core dan Sumbu Tripraja, kini dimanfaatkan untuk menunjang kelancaran mobilitas ASN dari hunian rumah susun menuju area perkantoran pemerintahan.
Meski saat ini baru satu jalur yang digunakan, jelas dia, ruas Precinct Core dan Sumbu Tripraja sudah bisa dilintasi kendaraan sehingga membantu kelancaran aktivitas warga, khususnya pegawai yang bekerja di KIPP IKN.
Pembangunan fisik jalan dengan panjang 4,72 kilometer yang menghubungkan Rusun ASN-3, kompleks perkantoran Otorita IKN, Hotel Swissotel, hingga Rumah Sakit (RS) Hermina Nusantara, serta berada pada koridor yang sama dengan kawasan Istana Wakil Presiden, progresnya kini telah mencapai 69,08 persen.
Ruas utama yang tersambung dengan Jalan Sumbu Timur KIPP IKN tersebut juga memiliki konektivitas menuju kawasan pertahanan dan keamanan (Hankam), area hutan produksi konversi (HPK), serta hunian Rusun ASN BIN-Polri, sehingga memperkuat sistem transportasi internal di KIPP, kata Troy Pantouw.
Sebanyak 16 kementerian dan lembaga negara direncanakan mulai menjalankan kegiatan rutin di KIPP IKN yang berada di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara. Aktivasi IKN sebagai pusat aktivitas pemerintahan ditargetkan berlangsung bertahap sepanjang 2026.







