IKNPOS.ID – Pasar aset kripto kembali menyaksikan volatilitas tinggi pada aset Pi Network (PI) yang mencatatkan rekor harga terendah baru sepanjang sejarah (all-time low). Berdasarkan data pasar terkini per 12 Februari 2026, koin kebanggaan para Pioneer ini terperosok ke level 0,1320 atau melemah sekitar 3,58 persen dalam kurun waktu 24 jam terakhir.
Koreksi ini menempatkan nilai PI jauh di bawah masa kejayaannya pada Februari 2025 yang sempat menyentuh angka 2,98 per koin. Penurunan drastis sebesar 95,57 persen dari harga tertinggi tersebut memicu kekhawatiran di kalangan investor ritel, meski aktivitas jaringan menunjukkan tren yang berbeda.
Suplai Berlebih dan Jadwal Unlock Jadi Pemicu
Para analis ekonomi digital melihat bahwa tekanan jual yang masif menjadi penyebab utama lemahnya harga PI. Data on-chain menunjukkan adanya jadwal token unlock yang sangat agresif pada pertengahan Februari 2026. Tim inti Pi Network kabarnya tengah memproses migrasi besar-besaran, termasuk pelepasan jutaan token yang sebelumnya terkunci.
Meningkatnya sirkulasi pasokan di pasar, yang kini mencapai 9,01 miliar PI, secara otomatis memberikan beban berat pada sisi permintaan. Situasi ini diperparah dengan sentimen fear yang melanda pasar kripto global, sehingga banyak pemegang aset memilih untuk mengamankan posisi mereka. Meskipun kapitalisasi pasar masih bertahan di angka 1,18 miliar, likuiditas harian yang tercatat sebesar 12,75 juta mengindikasikan bahwa pasar sedang dalam fase jenuh jual.
Fundamental Jaringan Tetap Bergerak
Di balik anjloknya harga, fundamental proyek sebenarnya menunjukkan progres teknis yang signifikan. Lebih dari 16 juta pengguna telah berhasil menyelesaikan migrasi ke Open Mainnet. Tim pengembang juga terus mempercepat proses KYC (Know Your Customer) menggunakan teknologi pemindaian terbaru untuk mengurangi hambatan teknis yang selama ini dikeluhkan pengguna.
Langkah strategis juga muncul dari bursa global seperti Kraken yang mulai memasukkan Pi Network ke dalam roadmap integrasi rantai mereka untuk tahun 2026. Sinyal ini memberikan harapan jangka panjang bahwa aksesibilitas PI akan meluas ke platform perdagangan besar, yang berpotensi memulihkan kepercayaan pasar jika ekosistem aplikasi (dApps) di dalam jaringan mulai aktif beroperasi secara komersial.
Analisis Teknis dan Prediksi Pendek
Secara teknikal, pergerakan harga PI saat ini berada dalam zona oversold atau jenuh jual. Indikator RSI (Relative Strength Index) menunjukkan posisi di bawah angka 30, yang dalam teori ekonomi pasar sering kali menjadi sinyal awal terjadinya rebound teknis. Namun, tanpa adanya sentimen positif yang kuat dari sisi fundamental, harga PI diprediksi masih akan berkonsolidasi di rentang 0,13 hingga 0,15 dalam beberapa pekan ke depan.







