Home News Mengenal Konsep Huma Betang Umai yang Diusung Istana Wapres di IKN
News

Mengenal Konsep Huma Betang Umai yang Diusung Istana Wapres di IKN

Share
Istana Wakil Presiden, Image: William Dennis / YouTube
Share

IKNPOS.ID – Pembangunan Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara tidak hanya dimaknai sebagai proyek fisik pemerintahan semata. Di balik rampungnya konstruksi gedung yang berdiri megah di Kecamatan Sepaku, Kalimantan Timur, tersimpan narasi panjang tentang identitas, budaya, dan cara negara memaknai ruang kekuasaan. Konsep Huma Betang Umai yang diusung dalam arsitektur Istana Wakil Presiden menjadi penanda penting bahwa IKN tidak dibangun dengan pendekatan seragam, melainkan berangkat dari kearifan lokal yang hidup dan berakar di tanah Kalimantan.

Konsep ini tidak muncul sebagai ornamen simbolik belaka, melainkan menjadi fondasi utama dalam merancang bentuk, fungsi, dan filosofi bangunan. Istana Wakil Presiden di IKN dihadirkan sebagai ruang yang merepresentasikan peran negara sebagai pengayom, sekaligus mencerminkan nilai-nilai kebersamaan yang telah lama dijunjung oleh masyarakat adat Dayak.

Makna Huma Betang Umai dalam Budaya Dayak

Dalam tradisi Dayak, huma betang dikenal sebagai rumah panjang yang dihuni oleh banyak keluarga. Rumah ini bukan sekadar tempat tinggal, melainkan pusat kehidupan sosial, tempat musyawarah, perlindungan, serta simbol persatuan. Kata umai sendiri merujuk pada sosok ibu, figur yang dipandang sebagai sumber pengasuhan, penjagaan, dan keberlanjutan hidup.

Filosofi ini menempatkan rumah sebagai ruang yang inklusif dan melindungi seluruh penghuninya tanpa membedakan latar belakang. Nilai tersebut selaras dengan pandangan masyarakat Dayak tentang hidup bersama, saling menjaga, dan berbagi ruang dalam harmoni. Dalam konteks Istana Wakil Presiden, Huma Betang Umai dimaknai sebagai perwujudan negara yang hadir untuk merawat, melindungi, dan memberi rasa aman bagi seluruh warga.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menegaskan bahwa konsep ini dipilih bukan tanpa alasan. Ia menyampaikan bahwa Huma Betang Umai melambangkan ibu sebagai pengayom, pelindung, pemberi, dan pemelihara, nilai yang ingin dihadirkan dalam wajah pemerintahan di ibu kota baru.

Share
Related Articles
Bom Suci
News

Balas Ancaman Trump, Iran akan Serang Infrastruktur Energi AS di Timur Tengah

IKNPOS.ID - Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah Iran melontarkan...

Emas
News

Mengapa Harga Emas Antam Malah Anjlok di Tengah Ketegangan Iran-AS-Israel?

IKNPOS.ID - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) justru...

News

Anggota Polda Metro Jaya Gugur Saat Bertugas Amankan Arus Mudik Lebaran 2026

IKNPOS.ID - Kabar duka datang dari jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro...

Presiden Prabowo Tinjau Pembangunan Huntara di Aceh
News

Teknologi Tanpa Alat Berat! Huntara Aceh Tamiang Dibangun Cepat, Warga Bisa Lebaran dengan Nyaman

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menghadirkan inovasi dalam pembangunan hunian sementara (huntara) bagi...