IKNPOS.ID – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) baru-baru ini menggelar dialog terbuka bersama Japan External Trade Organization (JETRO) dan 34 perusahaan Jepang lintas sektor di Multifunction Hall Kantor Bersama 4, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara. Agenda ini menjadi indikasi tingginya minat investasi Jepang untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan pengembangan ekonomi di Ibu Kota Nusantara.
Kegiatan ini bertujuan menjajaki peluang usaha serta memperkuat kolaborasi investasi berkelanjutan. Delegasi Jepang yang hadir berjumlah sekitar 60 orang, terdiri dari perwakilan lembaga pemerintah dan pelaku usaha dari sektor perdagangan, perbankan, permesinan, ketenagalistrikan, material, pangan, hingga jasa.
Peninjauan Proyek Strategis Nusantara
Sebagai bagian dari kunjungan, rombongan Jepang meninjau sejumlah proyek strategis yang tengah dibangun di IKN. Beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain Rumah Susun ASN 1, Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST), Bendungan Sepaku Semoi, serta Bandara VVIP IKN. Kegiatan ini memberikan gambaran langsung mengenai kesiapan infrastruktur dan arah pembangunan Nusantara bagi para calon investor.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyambut positif kehadiran delegasi Jepang. Ia menekankan harapannya agar kunjungan ini berlanjut pada realisasi investasi yang nyata. “Saya harap dengan adanya kunjungan yang dilakukan ini, akan meninggalkan jejak investasi bagi pembangunan Ibu Kota Nusantara ke depan. Apalagi ini sangat luar biasa, terdapat 60 orang yang hadir di Ibu Kota Nusantara, termasuk para pelaku usaha,” ujar Basuki.
Dukungan dan Apresiasi Dari Delegasi Jepang
Presiden Direktur JETRO Jakarta, Shinji Hurai, mengapresiasi dukungan Otorita IKN dalam penyelenggaraan dialog ini. Ia menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan pengalaman pertamanya ke IKN. “Saya berterima kasih kepada Otorita IKN yang telah mendukung penyelenggaraan pertemuan ini. Jika bapak Kepala Otorita IKN bertanya siapa yang pertama kali datang ke sini, saya baru pertama kali mengunjungi Ibu Kota Nusantara,” ujarnya, sebelum membuka sesi diskusi antara pelaku usaha Jepang dan Otorita IKN.
Diskusi ini membuka peluang untuk membahas strategi kolaborasi yang dapat diterapkan, termasuk potensi investasi di sektor infrastruktur, energi, dan layanan publik. Kesempatan ini sekaligus memperkuat hubungan bilateral antara Jepang dan Indonesia dalam konteks pembangunan IKN.







