IKNPOS.ID – Real Madrid harus menelan pil pahit setelah menelan kekalahan 2-4 saat bertandang ke markas Benfica dalam matchday terakhir fase liga Liga Champions 2025/26 yang digelar di Estadio da Luz, Kamis dini hari WIB.
Hasil ini membuat El Real gagal menembus delapan besar dan harus menempuh jalur playoff untuk tetap menjaga peluang lolos ke babak 16 besar.
Madrid menutup fase liga di posisi kesembilan dengan 15 poin, hanya terpaut satu angka dari Manchester City yang menempati peringkat kedelapan. Sementara Benfica finis di posisi ke-24 dengan sembilan poin, mengamankan tiket playoff terakhir berkat selisih gol lebih baik dibanding Marseille, menurut laporan resmi UEFA.
Pelatih Alvaro Arbeloa menurunkan trio lini depan Franco Mastantuono, Kylian Mbappe, dan Vinicius Junior. Namun Benfica langsung tampil agresif sejak awal, beberapa kali membuat Thibaut Courtois sibuk menjaga gawang.
Meski mendapat tekanan, Madrid mampu unggul lebih dulu pada menit ke-30. Dari serangan sisi kiri, Raul Asencio mengirimkan umpan silang ke tiang jauh yang disundul Mbappe, membawa El Real sementara memimpin.
Keunggulan itu tidak bertahan lama. Enam menit kemudian, Benfica menyamakan kedudukan melalui sundulan Andreas Schjelderup setelah menerima umpan silang Vangelis Pavlidis dari sisi sayap. Momentum Benfica terus berkembang ketika mereka berbalik unggul pada masa injury time babak pertama. Penalti diberikan setelah Aurelien Tchouameni menarik baju Nicolas Otamendi di kotak terlarang, dan Pavlidis sukses mengeksekusi gol menjadi 2-1 untuk tuan rumah.
Memasuki babak kedua, Schjelderup menambah gol keduanya sembilan menit setelah jeda, memanfaatkan umpan Pavlidis dan mengecoh Raul Asencio sebelum menembakkan bola ke gawang Courtois. Madrid berusaha bangkit, dan Mbappe membalas pada menit ke-58 lewat sepakan akurat ke pojok kanan gawang setelah menerima umpan terobosan Arda Guler, memperkecil skor menjadi 3-2.
Situasi semakin sulit bagi Los Blancos di menit-menit akhir. Raul Asencio menerima kartu kuning kedua pada menit ke-92, diikuti kartu merah langsung untuk Rodrygo pada menit ke-97 karena protes keras kepada wasit. Benfica memastikan kemenangan 4-2 pada masa tambahan waktu lewat sundulan kiper Anatoliy Trubin dari tendangan bebas Fredrik Aursnes, yang tak mampu dihalau Courtois.







