Home Arsitektur IKN Konstruksi Kaltim Tertekan, Efek Perlambatan Pembangunan IKN Mulai Terasa
Arsitektur IKN

Konstruksi Kaltim Tertekan, Efek Perlambatan Pembangunan IKN Mulai Terasa

Share
IKN Jadi Ibu Kota Politik 2028 Final
Pak Bas Tegaskan Target IKN Jadi Ibu Kota Politik 2028 Final--Humas OIKN
Share

IKNPOS.ID – Sektor konstruksi di Kalimantan Timur (Kaltim) mulai menunjukkan tanda-tanda tekanan serius.

Pada kuartal III/2025, lapangan usaha (LU) konstruksi tercatat mengalami kontraksi sebesar 1,40 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Perlambatan ini tak lepas dari melambatnya pembangunan fisik Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara setelah percepatan masif pada tahun sebelumnya.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Jajang Hermawan, mengungkapkan bahwa kontraksi sektor konstruksi kali ini bahkan lebih dalam dibandingkan kuartal sebelumnya yang hanya minus 0,11 persen (yoy).

“Penurunan kinerja lapangan usaha konstruksi ini sejalan dengan melambatnya realisasi pembangunan fisik IKN,” ujar Jajang dalam keterangan resminya, Rabu (28/1/2026).

Anggaran IKN Turun Tajam

Menurut Jajang, kontraksi sektor konstruksi berbanding lurus dengan anjloknya realisasi anggaran pembangunan IKN. Pada kuartal III/2025, realisasi anggaran tercatat turun hingga 39 persen (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Penurunan tersebut bukan tanpa sebab. Jajang menjelaskan, tahun sebelumnya mencatat high baseline akibat percepatan pembangunan besar-besaran demi mengejar target penyelesaian tahap I IKN pada akhir 2024.

“Kontraksi ini tidak terlepas dari tingginya realisasi di tahun sebelumnya, sehingga secara statistik penurunan pada 2025 terlihat cukup signifikan,” jelasnya.

Dampak perlambatan ini pun terasa nyata di lapangan, salah satunya pada industri bahan bangunan.

Pengadaan Semen Anjlok Hampir 50 Persen

Salah satu indikator kuat melambatnya aktivitas konstruksi adalah turunnya pengadaan semen. Pada periode pelaporan, pengadaan semen di Kalimantan Timur anjlok hingga 49,11 persen (yoy). Angka ini jauh lebih dalam dibandingkan kuartal II/2025 yang tercatat minus 33,30 persen (yoy).

Penurunan tajam ini mencerminkan berkurangnya proyek konstruksi skala besar, khususnya yang selama ini bertumpu pada pembangunan IKN.

“Menurunnya permintaan semen menjadi sinyal kuat bahwa aktivitas konstruksi memang sedang mengalami perlambatan,” tambah Jajang.

Share
Related Articles
IKN Jadi Ibu Kota Politik 2028 Final
Arsitektur IKN

Proyek Gedung DPR/MPR hingga MK di IKN Diyakini Dongkrak Ekonomi Kaltim

IKNPOS.ID - Pembangunan gedung-gedung negara seperti DPR/MPR, Mahkamah Agung (MA), dan Mahkamah...

Teknologi sensor kebakaran IKN
Arsitektur IKN

IKN Adopsi Teknologi Sensor Canggih, Gedung Pemerintahan Kini Punya Sistem Anti-Kebakaran Pintar

IKNPOS.ID - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus bertransformasi menjadi kota cerdas...

Kritik desain Masjid Negara IKN
Arsitektur IKN

Pakar Arsitektur Ingatkan Desain Masjid Negara IKN Jangan Hanya Kejar Estetika Tapi Abaikan Fikih

IKNPOS.ID - Rancangan Masjid Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN) kini tengah...

Arsitektur IKN

Investasi di IKN Tembus Rp65,3 Triliun, Basuki Pastikan Proyek Jalan Terus di Era Prabowo

IKNPOS.ID - Proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur makin...