IKNPOS.ID – Realisasi belanja pemerintah pusat melalui kementerian dan lembaga di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sepanjang Januari–Desember 2025 mencapai Rp63,4 triliun atau setara 95,77 persen dari pagu anggaran. Mayoritas anggaran tersebut terserap untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Kaltim, Edih Mulyadi, menyebut belanja negara di Kaltim masih didominasi oleh belanja modal untuk menyelesaikan proyek-proyek strategis nasional di kawasan IKN.
“Realisasi belanja tersebut didominasi belanja modal sebesar Rp16,04 triliun yang digunakan untuk penyelesaian sejumlah proyek infrastruktur strategis di IKN,” ujar Edih di Samarinda, Selasa.
Sepanjang 2025, pembangunan IKN mencakup berbagai proyek penting, mulai dari Istana Wakil Presiden di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), pembangunan infrastruktur dasar, hingga sejumlah bangunan kunci seperti masjid, sekolah, dan pasar.
Selain itu, pemerintah juga mengerjakan pembangunan kawasan yudikatif dan legislatif yang dirancang sebagai proyek tahun jamak untuk periode 2025–2027. Tak kalah penting, pembangunan jalan penghubung seluruh KIPP Segmen 1A, 1B, dan 1C, termasuk akses menuju jalan tol utama, juga terus dikebut.
Rincian Belanja Negara di Kaltim
Selain belanja modal, realisasi belanja negara di Kaltim juga mencakup:
- Belanja pegawai sebesar Rp3,86 triliun
- Belanja barang sebesar Rp3,3 triliun
- Belanja bantuan sosial sebesar Rp10,74 miliar
Total belanja negara tersebut berkontribusi besar dalam mendukung percepatan pembangunan dan aktivitas ekonomi di Kalimantan Timur.
Pendapatan Negara dan Pajak Capai Puluhan Triliun
Edih juga menyampaikan, sepanjang Januari–Desember 2025, pendapatan negara di Kaltim tercatat mencapai Rp25,25 triliun, sementara belanja negara berada di angka Rp63,4 triliun.
Untuk penerimaan pajak dalam negeri, realisasinya mencapai Rp19,5 triliun. Jenis pajak dengan capaian tertinggi antara lain:
- PPh Pasal 22 Impor
- PPh Pasal 23
- PPh Pasal 25 dan Pasal 29
- PPN Impor
Sementara itu, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Kaltim berhasil direalisasikan sebesar Rp2,96 triliun. Capaian ini sebagian besar berasal dari PNBP lainnya senilai Rp2,26 triliun, yang didominasi oleh pendapatan jasa layanan kepelabuhanan.







