Home News Lama Menetap di Maryland, Kezia Syifa Manfaatkan Status Green Card Gabung National Guard AS
News

Lama Menetap di Maryland, Kezia Syifa Manfaatkan Status Green Card Gabung National Guard AS

Share
Kezia Syifa Green Card Maryland
Menetap lama di Maryland, Kezia Syifa membuktikan WNI pemegang Green Card bisa berkarir di National Guard Amerika Serikat.Foto:Tangkapan Layar
Share

IKNPOS.ID – Status sebagai penduduk tetap (Permanent Resident) di Amerika Serikat membuka peluang karir yang luas bagi diaspora Indonesia. Hal ini dibuktikan oleh Kezia Syifa, seorang warga negara Indonesia (WNI) asal Tangerang yang kini resmi bergabung dengan Army National Guard Amerika Serikat setelah lama menetap di Maryland.

Keberhasilan Syifa menembus institusi pertahanan Amerika tersebut tak lepas dari kepemilikan Green Card. Keluarga Syifa tercatat telah tinggal di kawasan Kensington, Maryland—wilayah pinggiran Washington DC—sejak pertengahan 2023. Kediaman mereka yang sudah mapan di Maryland menjadi landasan administratif bagi Syifa untuk mendaftarkan diri dalam program Garda Nasional.

Syarat Administratif dan Domisili Maryland

Sistem militer Amerika Serikat memang memungkinkan pemegang Green Card untuk mengabdi, asalkan mereka memiliki domisili yang jelas. Ibu Syifa, Safitri, menjelaskan bahwa keputusan putrinya bukan diambil secara instan. Menetap di Maryland memberi mereka kesempatan untuk berdiskusi dengan sesama warga Indonesia di sana yang sudah lebih dulu memahami seluk-beluk hukum dan aturan militer bagi orang asing.

“Keluarga kami memenuhi persyaratan administratif karena sudah tinggal di Maryland sebagai penduduk tetap. Setelah mempelajari aturan yang ada, Syifa memutuskan untuk mengambil jalur administrasi,” ujar Safitri. Jalur ini dipilih agar Syifa tetap bisa menjalankan tugas kenegaraan di lingkungan perkantoran, bukan di unit tempur garis depan.

Peluang Pendidikan dan Karir

Selain faktor gaji yang mencapai kisaran US$35 ribu per tahun bagi pemula, statusnya sebagai anggota National Guard di Maryland memberikan keuntungan jangka panjang. Sebagai penduduk tetap yang mengabdi di militer, Syifa memiliki peluang besar untuk mendapatkan fasilitas pendidikan tinggi yang dibiayai oleh institusi tempatnya bekerja.

Saat ini, Syifa masih menjalani serangkaian pelatihan intensif yang dijadwalkan selesai pada Januari 2026. Penampilannya yang tetap mengenakan hijab selama bertugas juga menjadi bukti inklusivitas di lingkungan militer AS, selama persyaratan administratif sebagai pemegang Green Card terpenuhi.

Share
Related Articles
Trump Ancam Tarif Impor Bagi Negara yang Halangi AS Kuasai Greenland
News

Pesawat Militer AS Ramai-ramai Bergerak ke Timur Tengah, Siap Perang dengan Iran?

IKNPOS.ID - Pergerakan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah kembali menjadi...

air bersih IKN
News

BI Optimis IKN Dongkrak Ekonomi Kaltim

IKNPOS.ID - Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur menyatakan optimisme terhadap pertumbuhan...

News

Duka Dunia Musik, Vokalis Element Lucky Widja Tutup Usia, Pesan Haru Ferdy Tahier Menggema

IKNPOS.ID - Dunia musik Indonesia kehilangan salah satu sosoknya. Lucky Widja, vokalis...

News

Operasi Penyelamatan Skala Besar, Longsor Bandung Barat Libatkan Anjing K-9 dan Alat Berat Cari 65 Korban yang Belum Ditemukan

IKNPOS.ID - Upaya pencarian korban longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu,...